Politik

19 Macan Tutul Jawa di Belantara TNBTS Diidentifikasi

19 Macan Tutul Jawa di Belantara TNBTS Diidentifikasi

JAKARTA  — Sebanyak 160 kamera pengintai di tengah belantara Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memantau gerak senyap macan tutul jawa (Panthera pardus melas), salah satu jenis satwa paling misterius di Nusantara.

Dalam rangkaian Java-Wide Leopard Survey (JWLS) yang menjadi program Kementerian Kehutanan RI, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS),Bakti BCA dan Yayasan SINTAS Indonesia, sebanyak 19 individu macan tutul jawa berhasil diidentifikasi. Satwa tersebut terdiri dari tujuh jantan, sepuluh betina dan dua anakan.

Setiap potret visual yang terekam membantu para peneliti mengurai tanda tanya besar seputar populasi, sebaran wilayah jelajah, hingga ketersediaan mangsa alami yang menopang kehidupan sang predator puncak sekaligus satwa endemik pulau Jawa.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan satwa langka indonesia termasuk macan tutul jawa yang kelangsungan hidupnya masih menghadapi berbagai ancaman.

“Pelestarian macan tutul jawa tidak dapat dipisahkan dari menjaga ekosistem hutan secara keseluruhan. Sebagai predator puncak keberadaannya merupakan indikator vital bagi kesehatan hutan yang menjadi penyangga tata air dan keanekaragaman hayati. Melalui pilar Bakti Lingkungan, kami mendukung kajian ilmiah ini guna memastikan setiap langkah intervensi konservasi bertumpu pada data dan kondisi lapangan,” kata Hera lewat keterangan tertulis, Jumat(6/11/2026).

Identifikasi macan tutul jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berlangsung dari Januari 2024-2026
Identifikasi macan tutul jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berlangsung dari Januari 2024-2026 - (ist)