Nasional

Alasan Guru Ponpes Kabur Usai Dipergoki Mesum dalam Mobil di Tol Lebak

Alasan Guru Ponpes Kabur Usai Dipergoki Mesum dalam Mobil di Tol Lebak
Rangkasbitung -

Guru ngaji berinisial ED (27) menabrak polisi lalu kabur setelah kepergok saat berbuat mesum di dalam mobil di Tol Rangkasbitung-Panimbang, Lebak, Banten. Pelaku diduga kabur karena takut tindakannya tersebar dan mencoreng citra dirinya sebagai guru.

"Inisial ED ini kaget, kemudian segera cepat-cepat untuk melarikan diri karena dia tahu tindakan yang dia lakukan adalah melanggar hukum dan kemungkinan takut tercemarkan namanya di situ karena dia salah satu merupakan tenaga pengajar," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten, Kompol Yeremia Iwo, Jumat (6/11/2026).

ED merupakan guru ngaji di pondok pesantren (ponpes) dan beberapa rumah warga di wilayah Pandeglang, Banten. Namun ED bukan guru yang menetap di pondok pesantren.

"Diduga pelaku adalah tenaga pengajar di beberapa pesantren, dan juga mengajar secara pribadi di rumah-rumah warga yang menginginkan adanya pengajaran," ujar Yeremia.

Saat kejadian pada Minggu (1/11) sore, ED sedang di dalam mobil bersama seorang wanita yang diakuinya sebagai calon istri. Ia berhenti di bahu jalan untuk berbuat mesum.

"Hasil interogasi kita pertama di awal, menjelaskan bahwa memang akan melakukan kegiatan asusila di dalam mobil sehingga kaget adanya petugas polisi dan berniat untuk melarikan diri secara sadar bahwa dia melakukan tabrak dan membawa petugas polisi di atas kap mobil yang sedang dia gunakan," kata Yeremia.

Pelaku Ditangkap

Polisi berhasil mengamankan pelaku pada Senin (2/11) di wilayah Kabupaten Pandeglang. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan dan kini ditahan di Mapolda Banten.

"Kami bisa melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan di Cadasari, Pandeglang, pukul 02.30 WIB pada tanggal 2 Oktober 2026," kata Yeremia.

Pelaku ditangkap setelah polisi memeriksa rekaman CCTV di Tol Rangkasbitung. Berbekal rekaman CCTV tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku hingga akhirnya mengamankannya.

"Terlihat di CCTV gerbang tol bahwa kendaraan yang diduga digunakan pelaku melintas di Gerbang Tol Serang Barat. Dari CCTV itu, kami mendapatkan identitas orang yang mengendarai minibus tersebut," katanya.

Polisi juga menelusuri identitas kendaraan yang digunakan pelaku saat menabrak anggota polantas. Berdasarkan penelusuran tersebut, polisi akhirnya mengetahui identitas dan tempat tinggal pelaku.

"Kemudian, kami melakukan pendalaman terkait tempat mobil itu dibeli. Setelah mendapatkan identitas kendaraan dan pelaku, kami langsung mendatangi showroom dan tempat tinggal terduga pelaku," sambungnya.