- Anggika Bolsterli kembali berakting di sinetron 'Kesetiaan' setelah vakum dua tahun.
- Ia merasa menemukan diri lagi di lokasi syuting, meski ada tantangan bagi waktu keluarga.
- Statusnya sebagai istri dan ibu membantu mendalami peran Nadya, chemistry dengan Omar Daniel mudah.
Liputan6.com, Jakarta - kembali bermain stripping lewat Kesetiaan di SCTV. Sinetron garapan sutradara Maruli Ara ini menandai berakhirnya masa vakum Anggika selama dua tahun. Selama rehat, Anggika menikah, hamil, dan mengurus anak. Tawaran main di Kesetiaan datang tepat saat ia merasa siap bekerja lagi.
"Iya, aku habis nikah, hamil, ngurusin anak, dan sekarang saatnya balik kerja lagi. Pas ada tawaran proyek ini setelah vakum dua tahun, dengan cast dan cerita yang luar biasa, buat aku ini sebuah tantangan untuk dimainkan," ujar Anggika Bolsterli dalam sesi wawancara virtual, Kamis (5/11/026).
Kembali ke lokasi syuting membuat Anggika merasa menemukan dirinya lagi. Baginya, akting adalah bagian dari hidup yang sangat ia nikmati.
"Senang banget bisa kerja lagi. Kayak kehilangan diri sendiri selama dua tahun, ternyata shooting is a part of my life yang aku sangat enjoy," ucapnya.
Punya Tantangan Baru
Meski begitu, ada tantangan baru yang harus ia hadapi. Membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan menjadi hal yang paling terasa.
"Tentunya dari segi bagi waktu, ya. Family time sama work time itu lebih banyak pressure-nya. Karena sekarang kalau selesai kerja, benar-benar buru-buru mau pulang buat ngurus anak," kata Anggika.
Terbantu Status di Dunia Nyata
Di sinetron ini, Anggika memerankan Nadya, seorang dekan di sebuah kampus. Statusnya sebagai istri dan ibu di dunia nyata ikut membantunya mendalami peran tersebut.
"Jadi lebih mengerti perspektif orang yang sudah menikah itu seperti apa, jadi agak memudahkan buat aku juga sih. Nadya ini ibu yang family woman banget, dia mandiri, bahkan ibaratnya breadwinner of the family," jelasnya.
Tak Kesulitan Bangun Chemistry dengan Omar Daniel
Anggika dipasangkan dengan Omar Daniel yang berperan sebagai Pram, suami Nadya. Karena keduanya sudah saling kenal, ia tidak kesulitan membangun chemistry.
"Enaknya kerja sama teman, kita sudah saling tahu kerjanya kayak gimana. Di saat kita mau janjian adegan jadi enak. Saling terbuka, dan work ethic kita juga lumayan sama, jadi enjoy jalaninnya," pungkas Anggika.