Target tahun ini kita akan mengajak guru-guru agar bisa menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas
Palembang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang, Sumatera Selatan menggandeng pemerintah kota setempat untuk mengoptimalkan serapan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah itu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penyaluran ZIS oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Ketua Baznas Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi di Palembang, Kamis.
Ketua Baznas Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi mengatakan bahwa serapan dana ZIS yang telah terserap melalui Baznas hingga saat ini sudah mencapai sebesar Rp12 miliar atau 95 persen dari target sasaran tahun ini.
Dia mengatakan, hampir seluruh dana yang dihimpun tersebut langsung disalurkan kembali ke mustahik untuk program pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Menurutnya, partisipasi ASN sendiri dalam membayar ZIS terus meningkat setiap tahun di mana saat ini sudah mencapai 60-70 persen.
Meski capaian membanggakan, Ridwan menyayangkan masih ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum optimal menyalurkan dana ZIS lewat Baznas Palembang, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kearsipan, dan Dinas Perdagangan.
"Target tahun ini kita akan mengajak guru-guru agar bisa menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas," tegasnya.
Baznas menggandeng Pemkot Palembang untuk mengoptimalkan serapan serta pengumpulan ZIS yang berfokus pada penguatan regulasi, tata kelola, serta perluasan basis pembayar zakat (muzaki) di lingkungan instansi pemerintahan.
Menurutnya, Baznas secara aktif memperkuat dan memperluas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat dinas, kecamatan, hingga desa.
Keberadaan UPZ terstruktur ini mempermudah ASN dan pegawai pemerintah untuk menyalurkan ZIS secara berkala melalui sistem potongan langsung atau mekanisme resmi lainnya.
Sementara, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, kerja sama ini menjadi momentum untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian ZIS, terutama di kalangan ASN.
"Pemberdayaan ekonomi umat, pertumbuhan ekonomi di Palembang cukup menjanjikan. Dengan kehadiran Baznas khususnya di kalangan ASN, optimalisasi baik penghimpunan maupun distribusi harus lebih ditingkatkan. Kalau optimal, tentu akan membantu program pemerintah dan kemasyarakatan," ujar Ratu Dewa.