Ben White kembali dipanggil ke Timnas Inggris oleh Thomas Tuchel. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai bahwa Ben White layak mendapatkan hal tersebut.
Tuchel memanggil 25 pemain untuk memperkuat Timnas Inggris dalam lanjutan UEFA Nations League. Ada duel melawan Kroasia dan Spanyol pada pertengahan November ini.
Ben White masuk dalam daftar pemanggilan untuk mengisi posisi full back kanan Inggris. Pemain berusia 29 tahun itu tampil oke bersama Arsenal sejak Jurrien Timber mengalami cedera.
Pada musim ini, Ben White sudah tampil tujuh kali di Premier League dan mampu membuat tiga assist. Kemampuannya dalam membantu menyerang dari sisi lapangan sangat oke.
"Dia bermain brilian dan saya sangat senang dengan itu. Kita tahu sejarah di balik apa yang terjadi dengan Ben, dia kini terlihat sangat bahagia dan ini adalah momen yang telah dia raih dan perlu dinikmati sekarang," kata Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal.
Ben White baru enam kali bermain untuk Timnas Inggris. Dia terakhir kali dipanggil dalam laga uji coba Inggris jelang Piala Dunia 2026.
Keputusan Tuchel memanggil Ben White sejauh ini tak disukai suporter Inggris. Pelatih asal Jerman itu meminta suporter untuk berhenti cemooh Ben White.
Ben White pernah masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2022. Dia kemudian meninggalkan tim di tengah turnamen karena dinamika dengan staf kepelatihan era Gareth Southgate.
"Kami bisa memahami kekecewaan para suporter atas apa yang terjadi sebelumnya, tetapi saya pikir hal ini sudah terungkap dan seharusnya sudah menjadi masa lalu, karena saya yakin semua orang juga bisa melihat dedikasi Ben, kualitas Ben, dan bagaimana ia menampilkan diri dalam pemusatan latihan bulan Maret sebelum Piala Dunia," kata Tuchel yang dikutip dari ESPN.
"Setiap kali saya melihat Arsenal, saya melihat Ben White yang sangat kuat di posisi ini. Dia pantas membuka babak baru, dia pantas mendapatkan umpan balik positif dari para penonton."
"Dia adalah salah satu pemain kami dan kami ingin semua orang mendapatkan dukungan. Inilah yang paling membantu tim dan saya pikir sekarang kita siap untuk menulis babak baru bersamanya," Tuchel menegaskan.