Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) - Yayasan Blue Seed Indonesia meresmikan Program Sekolah Lestari melalui revitalisasi SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3 di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sebagai percontohan sekolah hijau berkelanjutan di wilayah setempat.
Manajer Program Sekolah Lestari Yuni Setyaningsih, di Pasuruan, Rabu, menyatakan pengembangan sekolah hijau berkelanjutan tersebut mengintegrasikan edukasi, kelestarian lingkungan, sekolah inklusif, dan peningkatan literasi.
"Dalam kegiatan revitalisasi, penyelenggara melakukan renovasi maupun pembangunan sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya perpustakaan, ruang kegiatan, ruang guru, ruang kepala sekolah, toilet, dan lapangan olahraga," kata Yuni.
Ia menjelaskan hampir seluruh fasilitas sekolah menjadi sasaran perbaikan, baik melalui renovasi maupun pembangunan baru, kecuali bangunan yang sebelumnya telah mendapatkan revitalisasi atau pembangunan dari pemerintah.
Selain pembangunan fisik, Yuni menjelaskan program tersebut juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui capacity building bagi guru dan kepala sekolah berbagai jenjang di Kabupaten Pasuruan.
Dirinya menjelaskan bahwa program tersebut terlaksana melalui pembiayaan oleh KT&G Social Welfare Foundation, dengan pelaksanaan program dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) asal Korea Selatan, ChorogUsan for Children, bekerja sama dengan Yayasan Blue Seed.
"Untuk wilayah Jawa Timur, pelaksanaan program saat ini dipusatkan di Pasuruan dan kami berharap dapat melanjutkannya melalui program tahap kedua yang sedang dalam proses seleksi," kata Yuni.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, menyatakan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.
Ia menyatakan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi dan kepedulian pihak swasta dan yayasan beserta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam mendukung pendidikan di wilayah setempat.
Shobih berharap kedua sekolah dapat menjadi percontohan penerapan pendidikan berwawasan lingkungan yang dapat direplikasi di daerah lain melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional.
Dirinya juga berharap program serupa dapat diperluas ke lembaga pendidikan lain yang membutuhkan dukungan peningkatan kualitas sarana dan lingkungan belajar.