Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Jawa Timur, terus memperluas cakupan kepesertaan guna mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 33,50 persen pada 2026.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan Sulistijo Nisita Wirjawan mengatakan target tersebut ditetapkan berdasarkan jumlah semesta pekerja di Kabupaten Pasuruan yang mencapai 841.562 orang.
"Realisasi kepesertaan hingga saat ini sudah mencapai 30,78 persen atau sekitar 90 persen dari target tahunan, sehingga masih harus terus kami dorong hingga mencapai 100 persen," kata Sulistijo dalam keterangan diterima di Pasuruan, Jumat.
Ia menjelaskan capaian tersebut menyisakan sekitar 2,73 poin persentase untuk memenuhi target UCJ tahun ini, sehingga diperlukan penguatan kolaborasi dengan badan usaha dan pemerintah daerah.
Sulistijo menyatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, seperti buruh, pedagang kaki lima, tukang parkir, pengemudi ojek, petani, dan sopir.
Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah mengalokasikan anggaran melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2026 untuk membiayai kepesertaan 33.500 pekerja rentan selama tujuh bulan hingga akhir Desember 2026.
Dirinya berharap dukungan tersebut dapat terus ditingkatkan, terlebih Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo berkomitmen menambah kepesertaan pekerja rentan sebanyak 15.000 orang pada 2027.
Ia menambahkan dengan penambahan tersebut, jumlah pekerja rentan yang mendapatkan perlindungan melalui pembiayaan pemerintah daerah diproyeksikan mencapai 50.000 orang, didukung kebijakan relaksasi iuran sebesar 50 persen yang masih diberlakukan.
"Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek," katanya.