Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan masyarakat Indonesia mencapai Rp 13,36 juta per kapita per tahun pada 2026.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud menuturkan, dari data Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengeluaran riil per kapita per tahun mencapai Rp 13.368.000, berarti rata-rata pengeluaran riil penduduk Indonesia tahun 2026 mencapai Rp 13,30 juta per tahun per orang.
"Kemudian, dari sisi pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan sebesar Rp13.368.000. Artinya, rata-rata pengeluaran riil penduduk Indonesia mencapai Rp13,36 juta per orang per tahun," kata Edy dalam konferensi pers BPS, Kamis (5/11/2026).
Sebagai catatan, IPM merupakan indeks komposit untuk mengukur capaian pembangunan kualitas hidup manusia. Indikator yang dirilis oleh BPS ini menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai IPM, semakin baik kualitas hidup masyarakat di suatu wilayah.
IPM Indonesia pada tahun 2026 mencapai 76,59, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 75,90. IPM Indonesia berada pada kategori tinggi.
Peningkatan IPM 2026 didorong oleh peningkatan semua indikator penyusun. Komponen umur harapan hidup saat lahir meningkat dari 74,47 tahun pada 2025 menjadi 74,68 tahun pada 2026. Dari sisi pendidikan, harapan lama sekolah sebesar 13,34 tahun pada 2026, naik dari 13,30 tahun pada 2025.
Sementara itu, rata-rata lama sekolah tercatat sebesar 9,16 tahun pada 2026, naik dari 9,07 tahun pada 2025.
[Gambas:Video CNBC]