Ekonomi

Bukan Cuma Produksi, Ini Standar Tambang Berkelanjutan Versi ESDM

Bukan Cuma Produksi, Ini Standar Tambang Berkelanjutan Versi ESDM

Liputan6.com, Jakarta - Ukuran keberhasilan di subsektor pertambangan nasional kini bertransformasi secara mendasar. Keberhasilan industri mineral dan batu bara tidak lagi semata-mata diukur dari tingginya angka produksi maupun kontribusi penerimaan negara,melainkan dari sejauh mana tata kelola dijalankan secara bertanggung jawab serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Semangat transformasi tersebut mendasari penganugerahan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan yang berlangsung pada penutupan ajang Minerba Convex 2026 di Jakarta.

Penghargaan ini diserahkan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai bentuk pengakuan atas komitmen, kinerja operasional, dan kontribusi positif para pelaku usaha dalam mengelola sumber daya alam nasional.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Tri Winarno, menegaskan bahwa industri pertambangan mengemban amanat yang jauh lebih besar dari sekadar kegiatan eksplorasi bisnis.

"Ada tanggung jawab yang lebih luas, yaitu bagaimana kegiatan pertambangan dijalankan dengan baik, bagaimana masyarakat di sekitar wilayah pertambangan mendapatkan manfaat, dan bagaimana sumber daya alam ini dikelola secara bertanggung jawab untuk kepentingan generasi mendatang," ujar Tri Winarno dikutip laman resmi kementerian, Kamis (5/11/2026).

Empat Pilar Evaluasi Industri

Apresiasi Minerba 2026 dianugerahkan berdasarkan empat kategori utama yang mencerminkan standar tata kelola pertambangan modern: 

  • Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Komoditas Batubara
  • Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Komoditas Mineral
  • Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice)
  • Kepatuhan Pembayaran PNBP Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara

Khusus pada kategori PPM, penilaian dirancang komprehensif mencakup delapan pilar dampak langsung, yaitu pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, serta infrastruktur. Pada komoditas mineral, terdapat subkategori tambahan bagi pionir PPM. Sementara pada komoditas batu bara, penilaian dibedakan berdasarkan skala produksi (di atas dan di bawah 5 juta ton).

Di sisi teknis dan finansial, kategori Good Mining Practice mengukur kedisiplinan penerapan standar teknik pertambangan yang berwawasan lingkungan. Sedangkan kategori Kepatuhan PNBP mengapresiasi transparansi dan ketepatan badan usaha dalam memenuhi kewajiban penerimaan negara sesuai jenis izin operasionalnya.

Tri menegaskan bahwa apresiasi ini hendaknya dijadikan pijakan untuk memacu standar kinerja yang lebih tinggi di masa depan. "Bagi badan usaha yang menerima apresiasi, saya berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Jadikan praktik baik yang telah dilakukan sebagai contoh bagi perusahaan lainnya," tutur Tri.

Aksi Kemanusiaan Tim ESDM Siaga Bencana

Tak hanya mengapresiasi badan usaha, Ditjen Minerba memberikan penghargaan khusus kepada jajaran pegawai yang tergabung dalam Tim ESDM Siaga Bencana di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Apresiasi diberikan kepada Klinik Pratama Ditjen Minerba serta Inspektur Tambang Penempatan NTT, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. 

Tim ini mengordinasikan penanganan darurat serta penyaluran bantuan kemanusiaan di lokasi bencana bersama mitra sektor energi dan pertambangan.

"Ini menunjukkan bahwa pengabdian insan Minerba tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di bidang pertambangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama dan tanggung jawab kemanusiaan," puji Tri. 

Melalui agenda ini, Ditjen Minerba mendorong penguatan kolaborasi berkelanjutan antara pelaku usaha, asosiasi,akademisi, dan masyarakat demi memastikan subsektor mineral dan batu bara memberikan nilai tambah optimal bagi kemajuan bangsa.

Daftar Lengkap Penerima Apresiasi Minerba 2026

A. PPM Badan Usaha Pertambangan Komoditas Batubara

Kategori Produksi > 5 Juta Ton:

  • Pendidikan: PT Asmin Bara Bronang
  • Kesehatan: PT Borneo Indobara
  • Tingkat Pendapatan Riil: PT Indexim Coalindo
  • Kemandirian Ekonomi: PT Ganda Alam Makmur
  • Sosial dan Budaya: PT Tiwa Abadi
  • Lingkungan: PT Maruwai Coal
  • Kelembagaan Komunitas: PT Kideco Jaya Agung
  • Infrastruktur: PT Berau Coal

Kategori Produksi < 5 Juta Ton:

  • Pendidikan: PT Lahai Coal
  • Tingkat Pendapatan Riil: PT Adimitra Baratama Nusantara
  • Kemandirian Ekonomi: PT Adimitra Baratama Nusantara
  • Lingkungan: PT Jorong Barutama Greston
  • Infrastruktur: PT Telen Orbit Prima

B. PPM Badan Usaha Pertambangan Komoditas Mineral

  • Pendidikan: PT Bumi Suksesindo
  • Pendidikan: PT Cita Mineral Investindo Tbk
  • Pendidikan: PT Freeport Indonesia
  • Kesehatan: PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Maluku Utara
  • Tingkat Pendapatan Riil: PT Agincourt Resources
  • Tingkat Pendapatan Riil: PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Bauksit Kalimantan Barat
  • Tingkat Pendapatan Riil: PT J Resources Bolaang Mongondow
  • Kemandirian Ekonomi: PT Semen Gresik Pabrik Rembang
  • Sosial dan Budaya: PT Solusi Bangun Andalas
  • Lingkungan: PT Sumbawa Jutaraya
  • Kelembagaan Komunitas: PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Emas Pongkor
  • Kelembagaan Komunitas: PT Sulawesi Cahaya Mineral
  • Kelembagaan Komunitas: PT Amman Mineral Nusa Tenggara
  • Infrastruktur: PT Sumberdaya Arindo
  • Pionir PPM: PT Cikondang Kancana Prima

C. Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice)

  • PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Bauksit Kalimantan Barat
  • PT Arutmin Indonesia Site Asamasam
  • PT Arutmin Indonesia Site Kintap
  • PT Baramulti Suksessarana
  • PT Berau Coal
  • PT Borneo Indobara
  • PT Kutai Energi
  • PT Wahana Baratama Mining

D. Kepatuhan Pembayaran PNBP Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara

  • IUP Mineral: PT Hengjaya Mineralindo
  • IUP Batubara: PT Bhumi Rantau Energi
  • IUP BUMN: PT Bukit Asam
  • Kontrak Karya: PT Weda Bay Nickel
  • PKP2B: PT Borneo Indobara
  • IUPK: PT Vale Indonesia