Nasional

Cakupan layanan air minum Jakarta capai 83,27 persen hingga September

Cakupan layanan air minum Jakarta capai 83,27 persen hingga September

Jakarta (ANTARA) - Cakupan layanan air minum perpipaan di DKI Jakarta mencapai 83,27 persen hingga September 2026, seiring upaya Perumda Air Minum Jaya (PAM JAYA) mempercepat pemerataan akses air minum bagi masyarakat.

"Adapun terkait cakupan pelayanan sampai dengan September 2026 ini ada di angka 83,27 persen," kata Senior Manager Corporate dan Customer Communication PAM JAYA Gatra Vaganza saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Gatra mengatakan perusahaan terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk mengejar target cakupan layanan 100 persen pada 2029.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan cakupan layanan pada Juli 2026 yang mencapai 82,6 persen.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan cakupan layanan air minum perpipaan mencapai 90 persen pada 2027 sebelum meningkat menjadi 100 persen pada 2029.

Selain memperluas jaringan perpipaan, PAM JAYA juga menyediakan delapan fasilitas stasiun air minum gratis atau water station di sejumlah kawasan pedestrian Jakarta.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat memperoleh akses air minum sekaligus mendorong pengurangan penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Delapan lokasi water station tersebut meliputi Dukuh Atas Barat, Bundaran HI Satpol PP, Taman Kuningan Madya, Setiabudi One Kuningan, Plaza Festival Kuningan, FX Sudirman, Taman Literasi Blok M, serta kawasan Mori Bendungan Hilir.

Melalui perluasan jaringan perpipaan dan penyediaan fasilitas air minum publik, PAM JAYA berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum yang lebih merata di Ibu Kota.