Buleleng, Bali (ANTARA) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng, Bali mengajak orang tua menyesuaikan pola pengasuhan dengan perkembangan usia dan kebutuhan anak melalui sosialisasi di Gedung PLUT KUMKM Buleleng.
“Anak-anak saat ini tumbuh dalam lingkungan dan kondisi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Karena itu, orang tua juga perlu terus belajar menyesuaikan pola pengasuhan, membangun komunikasi yang baik, serta memberikan ruang bagi anak untuk berkembang tanpa kehilangan pendampingan dan perhatian dari keluarga,” kata narasumber Tasya Yumika, SPsi, di Singaraja, Jumat.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan rapat rutin DWP tersebut membahas dinamika pengasuhan anak, khususnya saat memasuki masa peralihan menuju remaja.
Tasya yang berasal dari Pradnyagama Singaraja dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Buleleng menjelaskan perubahan perilaku anak perlu dipahami sebagai bagian dari proses tumbuh kembang.
Menurut dia, perkembangan teknologi dan perbedaan lingkungan antargenerasi menuntut orang tua membangun komunikasi terbuka, mendengarkan, serta memahami kebutuhan anak.
Pesan tersebut diperkuat melalui materi bertajuk “Anak bukan berhenti membutuhkan ibu, cara mereka membutuhkan ibu sedang berubah” yang menekankan pentingnya kehadiran keluarga ketika anak mulai menunjukkan kemandirian.
Orang tua juga diajak memahami dunia anak melalui komunikasi dua arah dan kesediaan mendengarkan tanpa terburu-buru menghakimi agar hubungan keluarga tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Buleleng Dewi Suyasa mengatakan sosialisasi menjadi upaya menambah wawasan anggota dalam menjalankan peran sebagai pendamping keluarga dan pendidik pertama bagi anak.
“Menjadi orang tua tentu bukan hal yang mudah, terlebih dengan perkembangan zaman dan perubahan yang terjadi pada anak-anak saat ini. Karena itu, kita juga harus terus belajar, memahami kebutuhan anak, dan menyesuaikan cara kita mendidik mereka,” ungkapnya.
Dewi berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anggota DWP semakin siap mendampingi tumbuh kembang anak sesuai tantangan zaman.
Ia juga mengapresiasi dukungan dan kontribusi anggota dalam menjalankan program organisasi. Menurut dia, niat yang tulus dan kebersamaan menjadi modal untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, DWP Buleleng berharap orang tua mampu menerapkan pengasuhan yang adaptif dan penuh perhatian sekaligus terus belajar memahami anak seiring perkembangan usianya.