Nasional

Forkopimda Batu tingkatkan kesiapan hadapi bencana hidrometeorologi

Forkopimda Batu tingkatkan kesiapan hadapi bencana hidrometeorologi

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batu, Jawa Timur, meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi saat musim hujan.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa di Kota Batu, Rabu, mengatakan kesiapan tim gabungan telah dipantau saat pelaksanaan apel personel yang dilaksanakan Rest Area Jalibar, Desa Oro-Oro Ombo di wilayah setempat, Rabu.

"Dalam persiapan ini kami melibatkan semua unsur, baik dari forkopimda itu sendiri, relawan, Basarnas, Tagana, Kodim, Perhutani, dan sebagainya. Secara keseluruhan personel ada 350 orang tetapi bisa bertambah," kata Panji.

Ia menyampaikan bahwa ketika dilihat dari aspek geografi Kota Batu yang terdiri dari pegunungan dan lerang memang memiliki kerawanan terdampak bencana saat musim hujan.

"Potensi yang besar adalah banjir, tanah longsor, dan puting beliung," ujarnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan, apel pasukan ini menjadi bagian sinergi hexahelix yang selalu berjalan di daerah itu.

"Kemarin sudah berkomunikasi dengan Arhanud dan sudah ready pasukan, nanti akan diintegrasikan dengan tim yang mengikuti apel," ujarnya.

Kemudian, terkait pemetaan daerah rawan bencana, pihaknya menilai bahwa area Petak 18 menjadi salah satu wilayah rawan bencana dan telah dilakukan mitigasi oleh tim gabungan bersama Perhutani dan masyarakat.

Selanjutnya, susur sungai telah dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dikoordinasikan bersama tim dari BPBD Kota Batu dan Provinsi Jawa Timur, serta melibatkan masyarakat.

Salah satu titik yang disasar adalah area Sungai Krecek di Kecamatan Bumiaji.

Nurochman menyampaikan, mitigasi bencana hidrometeorologi merupakan upaya dini mencegah terulangnya kejadian banjir luapan yang melanda sejumlah titik di Kota Batu beberapa waktu lalu.

"Itu dipastikan terus ditingkatkan keterlibatan masyarakat melalui pemberian informasi," tutur dia.