JAKARTA -- Garuda Indonesia bersama anak usahanya, Citilink, menyiapkan hingga satu juta kursi penerbangan untuk melayani masyarakat selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kapasitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan perjalanan udara pada libur akhir tahun.
Group Head of Global Sales and Distribution Garuda Indonesia Micky Irfandi mengatakan, kapasitas tersebut disiapkan bersama Citilink untuk periode penerbangan mulai 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
“Dan kapasitas untuk periode Nataru ini, kami dan Citilink, Garuda dan Citilink menyiapkan hingga satu juta seat,” kata Micky dalam konferensi pers stimulus transportasi Nataru di Jakarta, Ahad (8/11/2026).
Dia mengatakan, masyarakat yang belum memesan tiket masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket penerbangan selama periode tersebut. Penjualan tiket dengan stimulus pemerintah telah dibuka sejak 23 Oktober 2026.
Perwakilan Citilink Jeremias menyampaikan, persiapan kapasitas penerbangan dilakukan sejalan dengan Garuda Indonesia. Maskapai tersebut juga menjalankan sejumlah program promosi untuk mendukung perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun.
“Kami combine dua-duanya. Jadi ditambah lagi beberapa program-program kami yang lagi kami jalani, kayak 11.11 dan yang lain-lain,” ujar Jeremias.
Wakil Menteri Perhubungan Suntana mengatakan, diskon tiket pesawat dalam program stimulus pemerintah tidak hanya berlaku bagi maskapai BUMN, tetapi juga maskapai swasta.
“Penurunan tiket itu atau diskon di sektor penerbangan udara, bukan hanya di BUMN saja. Tetapi juga akan dilakukan di penerbangan seperti Lion dan yang lainnya,” kata Suntana.
Pemerintah memberikan stimulus untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi melalui kombinasi insentif pajak dan potongan biaya layanan bandara. Diskon tersebut menjadi bagian dari program stimulus transportasi untuk empat moda, yakni kereta api, angkutan laut, penyeberangan, dan angkutan udara.