Politik

Gubernur Lemhannas ajak peserta P4N studi banding ke Vietnam

Gubernur Lemhannas ajak peserta P4N studi banding ke Vietnam

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily mengajak peserta Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX Tahun 2026 studi banding ke Vietnam untuk pelajari strategi pembangunan.

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu, kunjungan itu dilaksanakan pada Kamis (5/11).

Menurut Ace, studi ini perlu dilakukan agar perbendaharaan pengetahuan peserta tentang konsep pembangunan negara semakin banyak.

"Studi Strategis Luar Negeri merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan nasional. Para peserta tidak hanya dituntut memahami perkembangan global, tetapi juga mampu mengambil pelajaran strategis dari pengalaman negara lain untuk kepentingan Indonesia," jelas Ace dalam siaran pers tersebut.

Ace menjelaskan dalam kunjungan itu para peserta mempelajari banyak salah satunya pertumbuhan ekonomi Vietnam pada kuartal III 2026 mencapai 9,9 persen.

Capaian tersebut ditopang oleh reformasi struktural, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur terpadu, serta kebijakan yang mendorong masuknya investasi asing.

Selain itu, para peserta juga mempelajari sejumlah kebijakan Vietnam, mulai dari reformasi struktural hingga pembangunan infrastruktur yang dapat menjadi bahan kajian bagi Indonesia. Namun, pengalaman tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik nasional.

“Vietnam memberikan banyak hal yang dapat kita pelajari, mulai dari reformasi struktural, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur terpadu, hingga keberhasilannya membangun kepercayaan investor global," kata Ace.

"Pengalaman tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan strategi pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam mewujudkan kemandirian energi Indonesia,” tambah dia.

Ace berharap pengalaman pembelajaran di Vietnam ini dapat menjadi bahan perbandingan bagi para peserta didik dalam memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan di Indonesia.

Untuk diketahui, P4N Angkatan LXX merupakan program pendidikan Lemhannas untuk menyiapkan calon pimpinan nasional. Program yang sebelumnya dikenal sebagai Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ini berlangsung selama lima setengah bulan dengan peserta dari unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara, dan kalangan non-aparatur sipil negara.

Studi Strategis Luar Negeri yang berlangsung pada 4–6 November 2026 di Vietnam merupakan bagian dari kurikulum pendidikan Lemhannas. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami perkembangan lingkungan strategis internasional dan mengolah pengalaman negara lain menjadi bahan rekomendasi kebijakan bagi Indonesia.