Kami ingin tahu apa maunya masyarakat dalam rangka menciptakan kondisi Sulawesi Utara yang harmonis
Manado (ANTARA) - Irjen Pol Yudo Hermanto berbagi cerita saat bertemu Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir di ruang kerjanya setelah hampir dua bulan menjabat Kapolda Sulawesi Utara.
"Kondusifitas di wilayah Sulawesi Utara relatif aman," kata Kapolda Irjen Yudo Hermanto ketika berbincang dengan Akhmad Munir yang juga saat ini menjabat Ketua Dewan Pengawas Perum LKBN ANTARA di Manado, Kamis.
Kapolda menyebutkan beberapa langkah yang dilakukan berbarengan dengan program 'Polisi Bersama Masyarakat' di provinsi berpenduduk lebih dari 2,7 juta jiwa tersebut.
Di antaranya, berbincang dengan masyarakat dan tokoh agama di Jalan Roda, salah satu kawasan kuliner di Kota Manado.
Tak sampai di situ, Kapolda juga merangkul tokoh agama dan tokoh masyarakat di Tateli, Kabupaten Minahasa, bahkan menggandeng komunitas ojek online.
Kapolda juga mengunjungi dan berdialog dengan masyarakat di pasar Bahwa, serta mengajak warga mengembangkan potensi olah raga tinju.
"Kami ingin tahu apa maunya masyarakat dalam rangka menciptakan kondisi Sulawesi Utara yang harmonis," ujarnya.
Kapolda juga membeber upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di Kota Manado dengan menyusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano.
Ketum PWI Akhmad Munir menyimak apa yang disampaikan kawan karib yang malang-melintang saat memikul tugas di divisi propam.
Dia kemudian menjelaskan tujuan kedatangannya yang kedua kali ke Sulawesi Utara semenjak menjabat Ketum PWI Pusat.
"Besok ada pelantikan pengurus PWI di Bolaang Mongondow Raya, saya mengapresiasi peran PWI Sulawesi Utara yang ikut memfasilitasi acara tersebut," ujar Akhmad Munir.
Pertemuan antara Kapolda Sulut dan Ketum PWI Pusat tersebut berjalan penuh keakraban, ikut juga hadir wartawan, pemimpin media, pengurus PWI pusat dan PWI Sulut, Kabid Humas Kombes Pol. Endrastiawan Setyowibowo, Wakapolda Brigjen Pol. Susetio Cahyadi serta undangan lainnya.