JAKARTA — Kebakaran terjadi di ruang panel listrik Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/11) malam. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyebut kebakaran diduga disebabkan fenomena kelistrikan.
"Penyebab kebakaran karena fenomena kelistrikan," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Megantara di Jakarta, Ahad (8/11).
Kebakaran terjadi di Stasiun Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 1, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp200 juta.
"Kerugian sekitar Rp 200 juta," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat dalam keterangannya di Jakarta.
Marulitua mengatakan kebakaran berdampak terhadap enam kios di kawasan stasiun. Sementara itu, BPBD menyebut penyebab kebakaran masih merupakan dugaan sementara akibat korsleting listrik.
Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 20.23 WIB. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta kemudian mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan 60 personel dari Kantor Sektor atau Pos Monas.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 20.32 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 20.34 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 20.50 WIB.
Proses pendinginan kemudian dilakukan mulai pukul 21.03 WIB. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.15 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," kata Bayu.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan seluruh perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berjalan normal setelah kebakaran.
KAI juga menyebut kebakaran melanda satu tenant makanan di area selatan lantai dasar stasiun.