BANDUNG -- Siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang yang selama ini belajar sementara di Asrama Haji Bekasi akan segera menempati gedung sekolah baru di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang. Perpindahan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Desember 2026, menyesuaikan kalender kegiatan belajar mengajar madrasah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat Dudu Rohman mengatakan pembangunan gedung ruang kelas baru dan asrama putra telah rampung sepenuhnya dan siap digunakan. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi MAN IC Sumedang, Rabu (4/11/2026).
"Saat ini pembangunan gedung ruang kelas baru dan asrama putra sudah selesai 100 persen dan sudah siap digunakan," ucap dia.
Dudu menjelaskan, proses pemindahan siswa akan dikoordinasikan oleh Subdirektorat Sarana dan Prasarana Madrasah, Direktorat Kelembagaan dan Sarana Madrasah, bersama Kanwil Kemenag Jawa Barat. Sementara itu, pembangunan mess guru, pagar, dan pembersihan lahan (land clearing) kawasan sekolah telah mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai pada pekan kedua Desember 2026.
Ia juga menyebut antusiasme guru madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA) dari berbagai daerah untuk mengajar di MAN IC Sumedang cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin bergabung dengan sekolah berasrama tersebut.
Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana, Direktorat Kelembagaan dan Sarana Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Abdul Basir, meminta proses pemindahan siswa segera dipersiapkan. Ia berharap perpindahan dapat berlangsung lancar setelah pembangunan fasilitas utama selesai.
"Pembangunan berjalan dengan baik. Timeline perpindahan segera dibuat," ungkap dia.
MAN IC Sumedang merupakan sekolah cabang dari MAN IC Serpong. Kawasan sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dengan sejumlah bangunan yang disiapkan untuk menunjang kegiatan belajar dan kehidupan siswa selama tinggal di asrama.
Fasilitas yang telah dibangun mencakup enam ruang kelas baru dengan kapasitas sekitar 180 siswa serta gedung asrama putra tiga lantai berkapasitas 72 siswa. Ruang kelas dan kamar asrama dilengkapi pendingin ruangan.
Selain itu, Kemenag membangun 40 unit mess guru. Sebanyak 23 unit diperuntukkan bagi guru dan tenaga kependidikan, sedangkan 17 unit lainnya untuk sementara akan digunakan sebagai asrama putri.
Setiap unit mess dilengkapi dua kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dapur, area parkir, taman, serta fasilitas listrik berdaya 2.200 watt dan toren air. Fasilitas kamar juga mencakup pendingin ruangan, ranjang, dan meja belajar.
Pengembangan kawasan MAN IC Sumedang turut mencakup pembangunan pagar keliling sepanjang batas lahan seluas 10 hektare dengan ketinggian sekitar tiga meter menggunakan konstruksi beton. Dua gerbang akses juga disiapkan, disertai penguatan jalan di dalam kawasan untuk menunjang keamanan dan aksesibilitas sekolah.