Kami memberikan apresiasi kepada PT Indofood yang sudah masuk market global dunia seperti Eropa dan Timur Tengah.
Palembang (ANTARA) - Komisi VII DPR RI mendorong penguatan ekosistem dan daya saing industri di Sumatera Selatan (Sumsel) menembus pasar global melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha dalam negeri.
"Kami memberikan apresiasi kepada PT Indofood yang sudah masuk market global dunia seperti Eropa dan Timur Tengah," kata Ketua Tim Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga saat kunjungan kerja ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, di Palembang, Jumat.
Dia menyatakan kunjungannya bersama sejumlah anggota Komisi VII DPR RI tersebut, untuk melihat langsung proses produksi Indofood sebagai salah satu perusahaan nasional yang dinilai berhasil memiliki daya saing hingga tingkat global.
Dia mengatakan pula, Indofood menjadi contoh nyata industri nasional yang mampu bertahan, berinovasi, dan bahkan menembus pasar internasional.
Menurutnya, kunjungan kerja ini juga memberikan kesempatan bagi Komisi VII untuk mendengar langsung aspirasi dari pelaku industri terkait tantangan dan kebutuhan kebijakan, mulai dari rantai pasok bahan baku hingga regulasi sektor industri pangan.
"Apa yang disampaikan Indofood hari ini mewakili aspirasi industri pangan secara umum. Mulai dari kebutuhan gula, hingga bahan baku lainnya yang harus dijamin pasokannya," katanya lagi.
Ia juga menyoroti berbagai isu negatif yang selama ini beredar mengenai produk Indofood khususnya pada mi instan.
Berdasarkan hasil peninjauan langsung, kata dia pula, isu tersebut dinilai tidak benar mengingat seluruh proses produksi telah memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.
"Kami melihat sendiri seluruh prosesnya mulai dari proses pengukusan, penggorengan hingga pengemasan dilakukan secara higienis dan sesuai standar yang ditetapkan," ujarnya menegaskan.
Komisi VII juga mendorong agar pelaku industri di Sumsel untuk menggunakan energi bersih, karena hingga saat ini masih ada perusahaan yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar.