Olahraga

Marc Marquez Akui Terpaksa Balapan di MotoGP Qatar 2026

Marc Marquez Akui Terpaksa Balapan di MotoGP Qatar 2026
Jakarta, CNN Indonesia

berterus terang bahwa ia lebih nyaman untuk tidak berada di Qatar namun profesinya sebagai pembalap membuat dirinya harus hadir di sana sekaligus dalam upaya memburu gelar juara dunia MotoGP 2026.

Marc Marquez baru datang di Qatar pada Kamis (5/11), berbeda dari hal yang biasanya terjadi di MotoGP. Biasanya, dalam sebuah seri beruntun, pembalap langsung menuju negara berikutnya. Namun Marc Marquez memilih pulang lebih dulu ke Spanyol.

Saat tiba di Qatar, Marc Marquez pun tanpa ragu bahwa ia sebenarnya tiba di Qatar dalam kondisi terpaksa. Ketegangan di Timur Tengah membuat balapan MotoGP Qatar tahun ini berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

"Maksud saya, saya lebih suka berada di tempat lainnya [di tengah kondisi saat ini], tetapi karena alasan itulah saya tiba di penerbangan terakhir yang memungkinkan dan saya akan pergi di penerbangan tercepat yang ada [setelah balapan]."

"Namun kami sudah ada di sini, siap balapan dan penuh konsentrasi," ucap Marc Marquez seperti dikutip dari Crash.

Marc Marquez bisa mengunci gelar juara dunia di MotoGP Qatar. Syaratnya, ia harus bisa menciptakan selisih 74 poin dengan peringkat kedua, entah itu Jorge Martin atau Marco Bezzecchi, setelah balapan MotoGP Qatar selesai.

Kondisi itu belum membuat Marc Marquez mengumbar optimisme. Ia masih bersikap waspada dan hati-hati.

"[Gelar juara dunia] memang terasa lebih dekat, tetapi masihlah jauh. Ada tiga balapan yang akan dimainkan, namun bakal banyak momen yang terjadi dan pada akhirnya mental kami, seperti yang kami tunjukkan di Malaysia, akan tetap sama."

"Kami akan mencoba menekan, mencoba melakukan 100 persen, dan kemudian memahami posisi kami di pekan ini [layak untuk memburu kemenangan atau sekadar mengamankan poin]," ucap Marquez.

(ptr)