Nasional

Pelatih Persijap yakin timnya segera bangkit

Pelatih Persijap yakin timnya segera bangkit

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Kepala Persijap Jepara Juan Cortes yakin timnya akan segera bangkit setelah kembali gagal mendapatkan kemenangan dari sembilan laga di BRI Super League 2026/27 yang sudah dilalui.

Terbaru, Persijap kalah 1-2 dari Garudayaksa FC di kandangnya sendiri, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu.

“Kita yakin kita bisa ubah situasi yang ada sekarang. Memang situasi tidak baik. Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa. Hanya kita sendiri yang bisa mengubah situasi ini. Harapannya, semua mau memperbaiki kesalahan-kesalahan seperti kebobolan di menit-menit akhir. Kita harus bangkit dan terus kerja keras dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” kata Cortes, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.

Di laga ini, Garudayaksa unggul lebih dulu pada menit ke-45 lewat gol Jayro Jean. Persijap sempat menyamakan kedudukan jadi 1-1 lewat Weynderson Santos pada menit ke-85.

Namun, kendurnya fokus dan konsentrasi pemain pada pengujung laga membuat Persijap kemasukan gol lagi pada menit ke-90+2 lewat sundulan Brian Rubio.

Hasil yang membuat Persijap kembali gagal mewujudkan hasratnya untuk mencatat kemenangan perdana. Dari sembilan laga yang sudah dijalani musim ini, Persijap hanya mampu mencatat dua kali imbang dan tujuh kali kalah yang membuat posisi mereka tak beranjak dari dasar klasemen sementara alias peringkat ke-18 dengan dua poin.

“Kalau kita lihat sepanjang laga, kedua tim bermain saling menyerang. Namun kami kembali dapat hasil yang tidak bagus. Inilah sepak bola, saat kita tidak kuat dalam bertahan dan tidak efisien dalam menyerang, itu yang terjadi,” kata Cortes.

Meski belum juga mampu mencatat kemenangan hingga pekan kesembilan, Cortes menegaskan timnya enggan menyerah.

“Kita harus tetap jalan, harus coba lagi perbaiki. Kita ingin kemenangan perdana tapi hasil sementara tidak demikian. Kita semua kecewa, sedih. Tapi sepak bola ya seperti ini. Kita harus tetap tatap ke depan untuk bisa lebih baik lagi,” dia menegaskan.

Mengenai keterpurukan Persijap hingga laga kesembilan saat ini, pelatih asal Spanyol itu memberikan penjelasannya. “Sejak awal kita persiapan terlambat. Bongkar pasang pemain karena cedera juga. Kita paham tuntutan suporter yang ingin tim menang. Tapi kita juga tentu ingin menang. Tidak ada yang senang dengan kekalahan. Kami ingin menang, tapi ini belum terjadi, kita harus terus perbaiki lagi,” ucapnya menambahkan.

Kesempatan Laskar Kalinyamat memetik kemenangan pertamanya akan berlanjut pada laga pekan kesepuluh setelah berakhirnya FIFA Match Day bulan ini, tepatnya saat memainkan laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 21 November.