Nasional

Pelindo Mengajar di Makassar, Buka Wawasan 125 Siswa soal Dunia Kepelabuhanan

Pelindo Mengajar di Makassar, Buka Wawasan 125 Siswa soal Dunia Kepelabuhanan

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkenalkan industri kepelabuhanan kepada 125 siswa SMA Negeri 5 Makassar melalui program Pelindo Mengajar pada Kamis. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan generasi muda tentang peran strategis pelabuhan dan prospek dunia kerja di masa depan.

Direktur Keuangan Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, hadir langsung memberikan materi dalam kegiatan bertema "Dari Pelabuhan, Mengemban Layar untuk Generasi Emas" tersebut. Ia menjelaskan bahwa program ini menjadi sarana perusahaan untuk memperkenalkan dunia kepelabuhanan dan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada para pelajar.

"Kegiatan Pelindo Mengajar ini untuk membuka wawasan dan memberikan inspirasi kepada generasi muda, khususnya siswa SMA Negeri 5 Makassar yang menjadi lokasi program ini," kata Bachtiar di Makassar, Kamis.

Peran Strategis Pelindo

Dalam pemaparannya, Bachtiar menjelaskan berbagai aktivitas operasional pelabuhan, mulai dari layanan kapal, barang dan peti kemas, hingga layanan penumpang. Berbagai layanan tersebut mendukung konektivitas yang menghubungkan wilayah barat dan timur Indonesia.

Ia juga menekankan peran strategis Pelindo sebagai BUMN di sektor kepelabuhanan yang menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan Danantara. Perusahaan ini memiliki visi menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia.

"Pelindo menghubungkan Indonesia setiap hari. Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, melainkan simpul konektivitas yang mendukung pergerakan barang, aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan berbagai wilayah di Indonesia," ujar Bachtiar.

Bekal Hadapi Dunia Kerja Masa Depan

Selain memperkenalkan industri kepelabuhanan, Bachtiar mengajak para siswa memahami perubahan dunia kerja seiring perkembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan beradaptasi, penguasaan keterampilan, serta kolaborasi antara manusia dan teknologi menjadi bekal penting bagi generasi muda.

"Pekerjaan tidak sekadar hilang, tetapi terus berubah. Karena itu, generasi muda harus mampu beradaptasi, terus belajar, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berkembang," katanya.

Pada akhir pemaparannya, Bachtiar mengajak para siswa berani memiliki cita-cita besar dan konsisten memperjuangkannya sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala SMA Negeri 5 Makassar, Sudirman Kadir, mengapresiasi pelaksanaan program Pelindo Mengajar. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran langsung dari praktisi industri kepada para siswa.

Menurut Sudirman, materi mengenai BUMN telah menjadi bagian dari pembelajaran dalam dua mata pelajaran di sekolah. Kehadiran Pelindo diharapkan dapat memperkaya pemahaman siswa, khususnya mengenai sektor kepelabuhanan dan kemaritiman.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara