Politik

Pemerintah siapkan pembangunan dua SNT taraf internasional di Jambi

Pemerintah siapkan pembangunan dua SNT taraf internasional di Jambi
Proses belajar mengajar sudah jalan, masih numpang gedung milik pemerintah, mudah-mudahan pembangunan fisiknya bisa segera berjalan

Kota Jambi (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menyiapkan proses pembangunan dua Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) bertaraf internasional di Jambi, untuk menunjang proses belajar mengajar siswa di daerah tersebut.

"Saat ini, proyek pembangunan di dua lokasi di Jambi sudah memasuki tahap konsultasi perencanaan dan penyiapan anggaran lelang tender di pusat dengan alokasi dana sekitar Rp200 miliar per lokasi," kata Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi Juwita Iranita Lumban Gaol di Jambi, Kamis.

Ia menjelaskan pembangunan dua sekolah tersebut berada di SNT 16 Kabupaten Tebo dan SNT 17 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dari total 17 SNT yang sudah beroperasi secara nasional, pemerintah merencanakan pembangunan total 37 gedung SNT baru, termasuk dua diantaranya di Jambi.

Secara kelengkapan administrasi, dua wilayah tersebut telah memenuhi syarat pendirian SNT mulai dari penyediaan lahan hingga hibah aset tanah.

Lanjut dia, program pendidikan berkualitas yang dirancang pemerintah itu bertujuan masyarakat yang ada di daerah, supaya dapat menikmati fasilitas pendidikan unggulan dan berstandar internasional tanpa harus bersaing masuk ke sekolah-sekolah di luar daerah.

Apalagi sekolah unggulan tersebut akan dilengkapi fasilitas bertaraf internasional, meliputi ruang kelas modern, laboratorium pendukung dan sarana olahraga terpusat.

"Proses belajar mengajar sudah jalan, masih numpang gedung milik pemerintah, mudah-mudahan pembangunan fisiknya bisa segera berjalan," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Syafaruddin menambahkan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 21 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di wilayah tersebut.

Lahan tersebut berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kecamatan Geragai. Sebagai bentuk keseriusan, seluruh proses administrasi seperti hibah tanah telah dilakukan sesuai dengan ketentuan.

"Kami siap mendukung pembangunan sekolah unggulan itu, lahannya kita siap tinggal proses hibah ya," kata Syafaruddin.