Politik

Pemkot Bandung jemput bola tingkatkan kepatuhan pelaporan investasi

Pemkot Bandung jemput bola tingkatkan kepatuhan pelaporan investasi

Kota Bandung (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, melakukan pendekatan jemput bola kepada pelaku usaha untuk meningkatkan kepatuhan dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Kepala DPMPTSP Kota Bandung Eric Mohamad Atthauriq mengatakan langkah tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung sejumlah pelaku usaha guna mengingatkan sekaligus mendampingi mereka dalam memenuhi kewajiban pelaporan investasi.

“Kami mendatangi sejumlah pelaku usaha untuk mengingatkan sekaligus mendampingi mereka terkait kendala yang dihadapi dalam penyampaian LKPM,” kata Eric di Bandung, Rabu.

Eric menjelaskan kegiatan jemput bola tersebut dilaksanakan sekitar satu hingga dua kali dalam sepekan. Lokasi kunjungan ditentukan secara acak maupun berdasarkan potensi pelaku usaha di masing-masing wilayah.

Menurut dia, pendekatan langsung diperlukan agar pelaku usaha tidak hanya memahami kewajiban pelaporan, tetapi juga mendapatkan bantuan apabila mengalami kendala dalam proses penyampaian laporan.

“Selain kunjungan lapangan, DPMPTSP Kota Bandung juga menggelar bimbingan teknis dan sosialisasi kepada pelaku usaha, termasuk melalui kegiatan pendampingan di Mal Pelayanan Publik (MPP),” katanya.

Ia menambahkan dalam kegiatan tersebut, sejumlah pelaku usaha diundang untuk mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya penyusunan LKPM sekaligus mekanisme pelaporannya.

Lebih lanjut, Eric mengatakan berbagai kegiatan pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Bandung dalam mengejar target realisasi investasi pada 2026 sebesar Rp12 triliun.

Eric mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi Kota Bandung hingga triwulan III 2026 telah mencapai sekitar Rp9,4 triliun.

“Sebagaimana diketahui, target dalam RPJMD kita sebesar Rp11,6 triliun. Namun, kemarin saat kami melaporkan kepada Pak Wali Kota, beliau berharap realisasi investasi bisa menembus Rp12 triliun pada akhir tahun,” ujarnya.