Hiburan

Penonton Gemas Nadya Tak Curiga Suami Selingkuh, Anggika Bolsterli Beberkan Alasannya

Penonton Gemas Nadya Tak Curiga Suami Selingkuh, Anggika Bolsterli Beberkan Alasannya
Jadi intinya...
  • Nadya tidak curiga karena kurangnya bukti kuat perselingkuhan Pram.
  • Nadya melihat perubahan sikap Pram sebagai dampak tekanan hidup.
  • Nadya adalah sosok berpendidikan, mandiri, dan bukan perempuan lemah.

Liputan6.com, Jakarta - Karakter Nadya di Kesetiaan SCTV bikin banyak penonton gemas. Nadya dinilai lambat sadar soal kedekatan suaminya, Pram, dengan Citra.

Anggika Bölsterli, pemeran Nadya, punya penjelasan atas sikap tersebut. Menurutnya, Nadya belum curiga karena memang tidak punya alasan yang cukup untuk itu.

"Dari kacamata aku, Nadya nggak ada rasa curiga karena memang belum ada bukti kuat atau celah untuk curiga ke Pram dan Citra," ujar Anggika Bölsterli dalam wawancara virtual, Kamis (5/11/2026).

"Nadya melihat Pram ini lagi insecure dan terpuruk karena masalah hukum dan pekerjaannya, jadi orang yang sedang down wajar kalau perilakunya berubah atau sensitif," sambungnya.

Dianggap Dampak dari Tekanan Hidup

Menurut Anggika, perubahan sikap Pram dibaca Nadya sebagai dampak tekanan hidup. Bukan sebagai tanda ada perempuan lain.

"Nadya merasa suaminya bukan tipe orang yang bakal selingkuh, jadi dia fokus menenangkan dan menyemangati suaminya, bukan mencurigai hal-hal lain," katanya

Anggika juga menegaskan Nadya bukan sosok yang lemah. Ia seorang dekan yang berpendidikan dan mandiri.

"Cerita kita ini dimulai dari tengah konflik (50%), bukan dari nol. Ke depannya menarik melihat bagaimana Nadya yang berpendidikan, mandiri, dan seorang dekan menghadapi situasi ketika tahu kenyataan perselingkuhan suaminya, karena Nadya bukan perempuan yang powerless," katanya.

Banyak Adegan Menguras Emosi

Selama syuting, Anggika mengaku banyak memainkan adegan yang menguras emosi. Satu adegan yang paling membekas adalah saat Pram masuk penjara.

"Buat aku, adegan pas Pram masuk penjara. Waktu itu Kayla (anak kami) menangis melihat ayahnya di penjara, dan aku ikut menangis beneran. Sebagai seorang ibu, nyesek banget melihat anak harus melihat orang tuanya di penjara. Adegan itu sangat membekas," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Anggika menyebut satu pepatah Jawa yang menurutnya sesuai dengan watak Nadya. Pepatah itu berbicara soal menjaga nama baik keluarga.

"Kalau dari aku, intinya ada pepatah Jawa: Mikul dhuwur mendhem jero," pungkasnya.