Nasional

Politisi Sidoarjo apresiasi langkah Polri tegakkan supremasi hukum

Politisi Sidoarjo apresiasi langkah Polri tegakkan supremasi hukum

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sidoarjo Achmad Muzayin Syafrial mengapresiasi langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menangani perkara dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya menjaga supremasi hukum tanpa pandang bulu.

"Saya memberikan apresiasi terhadap langkah Polri yang berani menindaklanjuti persoalan ini melalui mekanisme hukum, karena penegakan hukum harus berjalan tanpa melihat siapa orangnya, pangkat, maupun jabatan yang pernah disandangnya," kata Achmad Muzayin dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Rabu.

Ia menilai keberanian Polri menangani perkara yang diduga melibatkan figur berpengaruh menjadi ujian profesionalitas dan integritas institusi, sekaligus menunjukkan bahwa tidak seorang pun boleh kebal terhadap hukum.

Muzayin menilai, penanganan perkara tersebut harus dilakukan secara transparan, objektif, dan profesional, termasuk apabila terdapat dugaan penyalahgunaan kewenangan berupa penyadapan tanpa prosedur hukum.

Ia juga meminta seluruh proses hukum berjalan tanpa intervensi dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan asas praduga tak bersalah bagi setiap pihak yang terlibat.

Dirinya mengingatkan bahwa semangat pengabdian kepolisian dapat mengambil nilai-nilai luhur dari Pasukan Bhayangkara pada era Kerajaan Majapahit yang dikenal bertugas menjaga keamanan dan keselamatan kerajaan.

Di sisi lain, ia menegaskan nilai sejarah tersebut tidak cukup menjadi simbol kebanggaan, melainkan harus diwujudkan melalui kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.

Muzayin menjelaskan, kepolisian harus mampu menjalankan fungsi menjaga keamanan, melindungi masyarakat, serta menegakkan keadilan tanpa menjadi alat kepentingan kekuasaan maupun kelompok tertentu.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi momentum pembenahan internal Polri untuk memperkuat profesionalitas, meningkatkan integritas, dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Jangan hanya mewarisi nama besar Bhayangkara, tetapi warisi semangat dan tanggung jawabnya, sebab kehormatan sebuah institusi ditentukan oleh integritas, pengabdian, dan keberanian dalam menegakkan keadilan," ujarnya.