Politik

Pramono Izinkan Setiap Daerah di Jakarta Gelar Liga Aspal

Pramono Izinkan Setiap Daerah di Jakarta Gelar Liga Aspal

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengizinkan setiap wilayah di ibu kota menggelar turnamen sepak bola di ruang alternatif, termasuk melalui liga aspal. Persetujuan itu disampaikan setelah Pemerintah Kota Jakarta Timur mengusulkan penyelenggaraan Liga Aspal di kolong Flyover Kampung Melayu, Jatinegara.

Pramono mengatakan, keterbatasan lahan membuat sejumlah wilayah mulai menggelar pertandingan sepak bola di atas permukaan aspal. Namun, penyelenggaraannya harus mempertimbangkan kondisi lokasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun merusak fasilitas umum.

“Saya menyetujui untuk di Jakarta Timur ini digulirkan pertandingan liga aspal. Karena kemarin marak, tidak semua tempat bisa digunakan untuk Liga Aspal, tetapi di Jakarta Timur, termasuk di Kampung Melayu ini saya yakin bisa digunakan untuk Liga Aspal dan untuk itu menyetujui kalau kemudian Liga Aspal memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Timur,” kata Pramono, dikutip Sabtu (7/11/2026).

Ia juga mempersilakan wilayah lain menggelar kompetisi serupa jika memiliki lokasi yang memungkinkan. Menurut dia, pertandingan tidak harus berlangsung di atas aspal, tetapi dapat memanfaatkan ruang publik lain, seperti ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

“Jadi, intinya apa yang dimulai di Jakarta Timur, nanti saya akan izinkan semua daerah untuk mempunyai Liga Aspal kalau memang ada, atau liga apa, RPTRA juga nggak apa-apa. Yang penting jangan kemudian merusak taman dan sebagainya,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, turnamen sepak bola yang melibatkan anak muda dapat menjadi wadah untuk menyalurkan energi dan aktivitas mereka secara positif. Kegiatan tersebut juga diharapkan mengurangi potensi tawuran di kalangan remaja.

“Intinya bahwa energi ataupun kelebihan yang dimiliki oleh anak-anak muda kita itu tersalurkan dengan baik,” kata dia.

Dengan izin tersebut, pemerintah daerah di Jakarta memiliki keleluasaan mengembangkan kompetisi sepak bola di ruang yang tersedia, selama pelaksanaannya tidak merusak taman, fasilitas publik, maupun mengganggu lingkungan sekitar.