JAKARTA -- Sedikitnya 33 negara mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk memiliki persediaan kebutuhan dasar di rumah untuk tiga hari. Langkah itu merupakan bagian dari antisipasi terhadap berbagai risiko, mulai dari konflik geopolitik, bencana alam, cuaca ekstrem, serangan siber, hingga terhambatnya rantai pasokan kebutuhan pokok.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kondisi kebutuhan pokok, terutama urusan pangan, di ibu kota masih dalam keadaan aman. Hal itu dibuktikan dengan tingkat inflasi Jakarta yang terjaga terjaga pada Oktober 2026 di angka 2,52 persen (yoy), terendah di Jawa-Bali.
"Di Jakarta sekarang ini terbukti dengan inflasi yang terjaga rendah dan juga stok kita terutama hal yang berkaitan dengan pangan semuanya dalam kondisi baik. Jadi di Jakarta tidak ada isu tentang BBM, isu tentang beras, isu tentang yang lain-lain," kata di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (6/11/2026).
Karena itu, ia meminta masyarakat di Jakarta agar tidak perlu membeli kebutuhan pokok secara berlebihan atau panic buying. Pasalnya, saat ini tidak ada hambatan bagi masyarakat di Jakarta untuk membeli kebutuhan pokok.