Politik

Pramono Siapkan Anggaran 2027 Bangun Sekolah Negeri Bertingkat di Tanah Abang

Pramono Anung
Foto: Pramono Anung (Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan anggaran pada 2027 untuk pembangunan SMP Negeri di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Rencananya, dua gedung SD Negeri dan satu gedung SMP Negeri akan diintegrasikan menjadi sekolah bertingkat.

Hal itu disampaikan Pramono seusai memimpin rapat bersama jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat dan Kecamatan Tanah Abang di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Kamis (5/11/2026). Pramono mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan tindak lanjut atas kebutuhan fasilitas pendidikan di kawasan Tanah Abang.

Dia menyebut terdapat SD Negeri Petamburan 05 dan SD Negeri Petamburan 07 yang memiliki luas lahan sekitar 5.000 meter persegi. Selain itu, terdapat SMP Negeri dengan luas lahan sekitar 1.900 meter persegi.

"Nah, maka kami akan mengintegrasikan seperti di tempat-tempat yang dari 19 kemarin yang kita revitalisasi, kita akan gabungkan menjadi 6.900, 5 atau 6 tingkat ke atas," kata Pramono.

Nantinya, gedung sekolah tersebut akan dibangun menjadi lima hingga enam lantai. Sementara itu, sebagian area di bagian bawah akan dimanfaatkan untuk fasilitas olahraga.

Pramono meminta rencana pembangunan tersebut dimasukkan dalam anggaran tahun 2027. Dia berharap pembangunan dapat rampung pada 2028 atau paling lambat 2029.

"Saya minta untuk dimasukkan dalam tahun anggaran 2027 dan harapannya selesai apakah di 2028 atau paling lama 2029," ujarnya.

Selain pembangunan sekolah negeri, Pramono juga menyinggung program sekolah swasta gratis di Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI masih melakukan finalisasi pembahasan bersama DPRD DKI Jakarta.

Pramono mengatakan jumlah sekolah swasta yang masuk dalam program tersebut akan ditambah secara signifikan. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan jumlah sekolah yang akan ditambahkan sebelum keputusan bersama DPRD diketok.

"Saya enggak menyebutkan, tapi memang sekarang ini sedang finalisasi dengan DPRD untuk sekolah gratis. Nanti kalau sudah diketok baru akan kami sampaikan kepada publik," jelasnya.

"Kalau dulu kan 103, kemudian tambah 50, tapi ini akan ada penambahan yang signifikan. Nanti setelah diputuskan, saya akan baru sampaikan kepada publik," imbuhnya.