Politik

PSEL Makassar tunggu hasil evaluasi Danantara untuk kepastian lokasi

PSEL Makassar tunggu hasil evaluasi Danantara untuk kepastian lokasi
Hasil evaluasi menjadi penting karena lokasi yang direncanakan masih menghadapi penolakan dari sebagian masyarakat di kawasan sekitar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar masih menunggu hasil evaluasi teknis Danantara terkait kelayakan lokasi pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), sebelum menentukan langkah lanjutan proyek tersebut.

Evaluasi itu akan mencakup aspek teknis, luas lahan, jarak zona penyangga (buffer zone), hingga penerimaan masyarakat di sekitar lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan fasilitas PSEL.

"Kami masih menunggu tim teknis dari Danantara untuk datang melakukan survei kembali. Mereka akan melihat apakah lokasi yang telah ditentukan masih layak atau tidak, termasuk bagaimana kondisi masyarakat di sekitarnya," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat mengikuti rapat tindak lanjut sidang debottlenecking PSEL Kota Makassar, di Sekretariat Dukungan Kabinet Kementerian Sekretariat Negara RI secara daring di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu.

Tim teknis Danantara dijadwalkan melakukan peninjauan kembali untuk memastikan apakah lokasi yang telah disiapkan masih memenuhi persyaratan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Munafri menjelaskan, peninjauan Danantara merupakan tindak lanjut koordinasi Pemkot Makassar dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Sarana Utama Synergy (SUS) di Jakarta pada 12 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut membahas penyesuaian mekanisme penyelenggaraan PSEL dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 ke Perpres Nomor 109 Tahun 2025, termasuk mekanisme pengakhiran perjanjian kerja sama sebelumnya dan usulan penyelenggaraan proyek berdasarkan regulasi terbaru.

Menurut Munafri, Pemkot Makassar telah menyampaikan surat pengakhiran perjanjian kerja sama kepada seluruh pihak terkait sebagai bagian dari penyesuaian terhadap ketentuan baru.

Namun, proses tersebut sempat menghadapi perbedaan pandangan dengan pihak pemenang tender sebelumnya yang berharap tetap memperoleh kesempatan melanjutkan pekerjaan melalui skema regulasi terbaru.

Dalam pembahasan tersebut, keterlibatan Danantara juga diarahkan untuk melakukan peninjauan teknis terhadap lokasi yang telah disiapkan bagi pembangunan fasilitas PSEL di Makassar.

"Hasil evaluasi menjadi penting karena lokasi yang direncanakan masih menghadapi penolakan dari sebagian masyarakat di kawasan sekitar," ujarnya.

Selain aspek penerimaan warga, tim teknis akan mengevaluasi ketentuan jarak buffer zone serta kemungkinan kebutuhan penambahan luas lahan agar fasilitas PSEL dapat dibangun sesuai persyaratan.

Pemerintah kota tetap berkomitmen menghadirkan fasilitas PSEL sebagai salah satu solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan persampahan di Makassar.

Namun, realisasi proyek tersebut harus melalui proses yang terukur dengan mempertimbangkan kepastian regulasi, kelayakan teknis lokasi, serta aspirasi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan pembangunan.