Kapten Persija Jakarta, mengungkap pemain sempat merasa was-was bertandang ke Yordania pada FIFA Matchday November 2026.
Timnas Indonesia awalnya memiliki jadwal laga tandang kontra Yordania pada 13 November. Namun rencana itu batal karena konflik di Asia Barat dan Piala Asia 2027 ditunda 11 bulan ke Desember.
"Banyak pemain merasa khawatir bermain di sana karena faktor keamanan di kawasan sekitarnya," kata Rizky Ridho dalam sesi jumpa pers usai laga Persija vs Persebaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11).
Ridho sekalligus mengungkap rencana alternatif Timnas Indonesia untuk bertandang ke Siprus sekaligus menghadapi Kuwait. Skema berlaga di Turki juga sempat masuk ke dalam skenario.
"Setelah dikomunikasikan kembali, rencananya [program] dipindahkan untuk dipindahkan TC di Siprus dan hanya transit 24 jam ke Yordania lalu bertanding melawan Kuwait di Siprus," ujarnya.
"Namun, pihak lawan [Kuwait] kemungkinan enggan bermain di Siprus. Informasi terakhir sempat direncanakan bermain di Turki, tetapi belum menemukan kesepakatan lawan. PSSI dan tim pelatih sudah berupaya maksimal mencarikan lawan tanding," ia menambahkan.
Akhirnya PSSI mengumumkan periode FIFA Matchday November 2026 dimaksimalkan untuk latihan dan memantau sejumlah pemain baru. Bagi Ridho, ajang ini bisa dimanfaatkan untuk menjalin kebersamaan di internal skuad Garuda.
"Jadi solusinya, agar kebersamaan tim tetap terjaga, diadakan TC di Bali. Mengenai TC di Bali, alhamdulillah saya mendapat panggilan. Insyaallah hari Senin saya berangkat ke sana, kemungkinan bersama beberapa pemain dari Persija juga. Besok atau lusa daftarnya akan dirilis," ucapnya.