PT Sanwoo Electronics bersiap memperluas jangkauan pasarnya dari sektor korporasi skala besar menuju segmen UMKM makanan dan minuman lewat peluncuran platform penjualan digital pada akhir 2026.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok serta menekan biaya pengadaan peralatan pendingin seperti freezer dan showcase cooler yang menjadi komponen vital dalam menjaga kualitas bahan baku kuliner.
Dalam industri makanan dan minuman, gangguan pada sistem pendingin dapat berdampak langsung pada potensi kerugian bahan baku dan terhentinya operasional harian. Oleh karena itu, Sanwoo menerapkan prinsip Durable First yang mengedepankan daya tahan produk jangka panjang ketimbang sekadar menawarkan harga awal yang murah.
Direktur Marketing Sanwoo Electronics, Muhammad Tofan, menjelaskan bahwa keputusan membeli peralatan bagi pelaku usaha kecil harus memperhitungkan total biaya kepemilikan, mulai dari efisiensi konsumsi daya listrik, biaya perawatan, hingga ketersediaan dukungan teknis purnajual.
"Bagi pelaku usaha kecil, membeli peralatan bukan keputusan yang sederhana. Mereka harus mempertimbangkan harga sekaligus kualitasnya, karena peralatan tersebut akan digunakan untuk mendukung usaha sehari-hari. Freezer dan cooler punya peran penting dalam kegiatan usaha pelanggan kami. Kalau peralatan bermasalah, aktivitas usaha juga bisa ikut terganggu," ujar Tofan, dalam keterangan yang diterima detikINET.
Ekspansi Gudang Regional Tekan Waktu Pengiriman
Guna mendukung penetrasi platform digital tersebut, perusahaan memodernisasi jaringan logistik dengan membangun gudang distribusi regional di lima wilayah strategis sepanjang 2026, yakni Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Banten. Penambahan fasilitas logistik ini ditargetkan mampu memangkas waktu pengiriman perangkat komersial menjadi dua hingga tiga hari kerja.
Selain kanal digital, Sanwoo Electronics turut memperkuat jaringan ritel fisik lewat kerja sama dengan AIO Store Haurgeulis di Indramayu untuk memberikan akses pengujian spesifikasi perangkat secara langsung bagi calon pembeli.
Inisiatif digitalisasi dan perluasan logistik ini diharapkan dapat membuka akses peralatan pendingin komersial yang efisien dan andal bagi para pelaku bisnis kuliner di berbagai daerah.