Ekonomi

Simpanan Kakap Makin Tebal saat Bank Tawarkan Bunga Tinggi

Simpanan Kakap Makin Tebal saat Bank Tawarkan Bunga Tinggi

Jakarta, CNBC Indonesia - Simpanan nasabah kakap dengan nominal di atas Rp5 miliar mengalami pertumbuhan paling tinggi di antara tier lainnya pada September 2026.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyampaikan total simpanan perbankan hingga akhir kuartal III tahun ini mencapai Rp10.513 triliun dengan kenaikan sebesar 8,65% YoY. Simpanan lintas tiering mengalami pertumbuhan dengan rentang 2% hingga 12%.

"Simpanan tiering besar masih mendominasi dari sisi porsi, sementara nominal di bawah Rp100 juta, yang mayoritas merupakan simpanan milik perorangan, mencatatkan pertumbuhan di September 2026," ujarnya saat konferensi pers KSSK, Selasa (3/11/2026).

Dari pertumbuhan tersebut, Anggito menyebutkan segmen simpanan di bawah Rp100 juta naik 7,15% secara tahunan, lalu tiering Rp100 juta - Rp200 juta tumbuh 5,8% YoY. Simpanan dengan nominal Rp200 juta - Rp500 juta naik 4,21% YoY, kemudian simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh sebesar 11,91% YoY.

Dengan demikian, Pada September 2026 simpanan dengan nominal jumbo mengalami pertumbuhan paling besar dibandingkan dengan tiering simpanan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, LPS juga memaparkan total simpanan dengan bunga di atas tingkat bunga penjaminan (TBP) atau simpanan dengan special rate cenderung mengalami peningkatan.

Per September 2026, rasio simpanan dengan bunga di atas LPS rate tercatat sebesar 36,06% (Rp3.791,34 triliun) atau meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 34% dibandingkan dengan total nilai simpanan di perbankan.

"Ini dikontribusikan oleh pihak korporasi swasta dan BUMN yang mendapatkan di suku bunga di atas TBP cenderung meningkat," ujar Anggito.

LPS pun terus mencermati perkembangan ini, khususnya dalam konteks persaingan penghimpunan dana dan dampaknya terhadap kondisi individual bank.  "LPS bersama anggota KSSK terus berupaya memperkuat sinergi agar proporsi dan suku bunga simpanan yang mendapatkan imbal hasil di atas TBP tidak meningkat," ujar Anggito.

[Gambas:Video CNBC]