Jakarta (ANTARA) - Skuter beroda tiga Piaggio MP3 yang pertama kali diperkenalkan pada 2006 secara global telah terjual lebih dari 250.000 unit dalam dua dekade.
Menurut siaran pers perusahaan yang diterima di Jakarta pada Jumat, angka penjualan Piaggio MP3 di Prancis selama kurun itu mencapai 150.000 unit lebih.
Perusahaan menyampaikan bahwa angka penjualan di Prancis mencapai sekitar 60 persen dari total produksi global Piaggio MP3.
Piaggio MP3 pertama kali diperkenalkan pada 2006 dan sejak itu telah mengalami pembaruan mesin, desain, dan dukungan teknologi keselamatan.
Skuter itu awalnya menggunakan mesin satu silinder 250 cc, lalu hadir dengan pilihan mesin 125 cc hingga 300 cc pada 2011. Kendaraan dengan mesin 350 cc dihadirkan pada 2018 serta varian dengan mesin 500 cc disediakan pada 2014.
Lini Piaggio MP3 saat ini tersedia dengan pilihan mesin 310 cc, 400 cc, dan 530 cc serta telah memenuhi standar emisi Euro 5+.
Piaggio pada 2009 memperkenalkan MP3 sebagai skuter pertama di dunia yang menggunakan sistem penggerak hibrida, gabungan mesin pembakaran internal dengan motor listrik.
Seluruh model MP3 kini telah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS tiga kanal dan kontrol traksi Acceleration Slip Regulation (ASR) untuk membantu mencegah roda belakang kehilangan traksi, terutama di permukaan jalan berisiko seperti aspal basah.
MP3 juga disebut sebagai skuter pertama yang menggunakan teknologi Advanced Rider Assistance System (ARAS) berbasis 4D Radar Imaging.
Kendaraan varian tertinggi, MP3 530 hpe Exclusive, dilengkapi dengan fitur yang umumnya terdapat pada mobil seperti kontrol jelajah dan kamera mundur.
Fitur lainnya mencakup pencahayaan full-LED, panel instrumen layar TFT berwarna, sistem tanpa kunci, serta konektivitas MIA yang memungkinkan pengendara mengakses sejumlah fungsi ponsel pintar melalui layar instrumen.
Piaggio menyebut seluruh varian MP3 dapat dikendarai menggunakan SIM mobil, membuat skuter roda tiga itu diminati pengguna mobil yang menginginkan alternatif sarana transportasi di perkotaan.