Ekonomi

Tenaga Kerja RI Mayoritas Petani, Jumlahnya 41,73 Juta Orang

Tenaga Kerja RI Mayoritas Petani, Jumlahnya 41,73 Juta Orang

Jakarta, CNBC Indonesia - Penduduk Indonesia hingga saat ini mayoritas masih bekerja di sektor pertanian, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2026.

Dari total jumlah penduduk bekerja saat itu yang sebanyak 147,98 juta orang, 28,20% nya merupakan pekerja di sektor pertanian, dengan total sebanyak 41,73 juta orang.

"Lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbanyak pertanian," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Sektor usaha kedua yang paling banyak menyerap tenaga kerja ialah perdagangan besar dan eceran dengan jumlah mencapai 26,42 juta orang, atau porsinya setara 17,86% dari total penduduk bekerja.

Berikutnya, ialah sektor industri dengan jumlah tenaga kerja saat ini sebanyak 20,34 juta orang. Porsinya setara dengan 13,75% dari keseluruhan jumlah penduduk bekerja hingga pencatatan pada Agustus 2026.

Sisanya, porsi tenaga kerja di sektor lainnya setara single digit. Di antaranya akomodasi dan makan minum yang jumlahnya 12 juta ata setara 8,11%, dan konstruksi 9,86 juta orang setara 6,67%.

Sektor pendidikan jumlah pekerja setara 7,42 juta orang dengan porsi setara 5,02%, aktivitas jasa lainnya 7,21 juta orang setara 4,88%, transportasi dan penyimpanan 6,55 juta orang setara 4,43%, dan administrasi pemerintahan 6,55 juta orang atau setara 3,53%.

Selanjutnya ialah aktivitas profesional dan administratif yang jumlahnya 2,61 juta orang atau setara 1,77%, dan aktivitas kesehatan dan aktivitas sosial 2,58 juta orang atau setara 1,75%.

Untuk sektor pertambangan, jumlah tenaga kerja terbarunya kini 1,74 juta orang atau setara dengan porsi 1,18%, diikuti aktivitas keuangan dan asuransi 1,62 juta orang setara 1,09%.

Sektor aktivitas penerbitan dan telekomunikasi jumlahnya 1,07 juta orang setara 0,73%, penyediaan air dan pengelolaan limbah 683 ribu orang setara 0,46%, aktivitas real estat 534 ribu orang setara 0,36%, dan penyediaan listrik dan gas 332 ribu setara 0,22%.

[Gambas:Video CNBC]