Nasional

TTL tingkatkan pendapatan warga pesisir lewat budidaya kepiting soka

TTL tingkatkan pendapatan warga pesisir lewat budidaya kepiting soka

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) -

Budidaya kepiting soka yang dikembangkan kelompok masyarakat pesisir di sekitar kawasan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), Surabaya, mulai membuka peluang tambahan penghasilan keluarga dengan capaian omzet usaha mencapai Rp34,6 juta.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan melalui pengembangan keterampilan dan usaha produktif agar warga tidak hanya bergantung pada mata pencaharian utama sebagai nelayan.

"Pemberdayaan diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperluas kesempatan warga mengembangkan usaha," kata Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT TTL Syaiful Anam di Surabaya, Rabu.

Pada program budidaya kepiting soka, nilai Social Return on Investment (SROI) tercatat sebesar 1:4,9 yang berarti setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat sosial senilai Rp4,9.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan usaha berbasis masyarakat berpotensi memberikan manfaat lebih luas, mulai dari peningkatan keterampilan, terbukanya peluang usaha hingga tambahan pendapatan rumah tangga.

Selain budidaya kepiting soka, terdapat pengembangan kelompok pengolah kerupuk payus, pembibitan mangrove, serta pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang melibatkan 60 perempuan dalam 12 kelompok di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Pembibitan mangrove menjadi bagian dari pemberdayaan yang menghubungkan kepentingan ekonomi masyarakat dengan upaya menjaga ekosistem pesisir di sekitar kawasan pelabuhan.

Pemberdayaan juga menyasar generasi muda melalui program youth digipreneur yang diarahkan untuk mendorong lahirnya wirausaha baru dengan memanfaatkan teknologi digital.

Berbagai kegiatan tersebut turut mengantarkan PT Terminal Teluk Lamong meraih empat penghargaan dalam Indonesia CSR Brilliance Award 2026.

Penghargaan itu meliputi kategori kepemimpinan CSR, program kesehatan dan kesejahteraan, dampak sosial dan filantropi, serta keunggulan tim CSR.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," kata Syaiful.