Jakarta (ANTARA) - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menggunakan data catatan waktu Taiyo Furusato sebagai acuan untuk mengevaluasi performanya sepanjang musim debut di Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Pembalap Honda Team Asia itu mengatakan catatan waktu Furusato pada musim sebelumnya menjadi pembanding sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) untuk mengukur perkembangan kecepatannya di berbagai sirkuit.
"Pastinya dari awal musim semua sirkuit di-compare-nya sama data Taiyo. Jadi setiap sesi pertama data saya yang FP1 di-compare sama lap time Taiyo terbaik," kata Veda dalam wawancara virtual, Kamis.
Menurut Veda, data pembalap asal Jepang tersebut menjadi rujukan karena Furusato memiliki catatan waktu yang baik selama memperkuat Honda Team Asia di kelas Moto3.
"Karena ya Taiyo juga bikin data yang bagus dari tahun lalu. Jadi hampir setiap sirkuit di-compare datanya sama Taiyo," ujar pembalap berusia 17 tahun itu.
Furusato merupakan mantan pembalap Honda Team Asia yang meraih kemenangan perdananya di kelas Moto3 pada Grand Prix Malaysia 2025 sebelum naik ke kelas Moto2 pada musim 2026.
Sementara itu, Veda menunjukkan perkembangan positif pada musim debutnya di Moto3 dengan meraih dua podium, termasuk finis kedua pada Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11).
Dalam balapan tersebut, Veda finis di belakang Maximo Quiles setelah bersaing ketat dengan sejumlah pembalap untuk memperebutkan posisi kedua.
Hasil itu menjadi pencapaian terbaik Veda sepanjang musim ini setelah sebelumnya meraih podium ketiga pada Grand Prix Brasil.
Tambahan 20 poin dari Sepang membawa pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 dengan 131 poin.
Meski berpeluang menembus lima besar klasemen, Veda mengaku tidak memasang target khusus pada tiga balapan tersisa.
Ia memilih menjaga konsistensi dan berusaha meraih poin pada setiap balapan.
"Jadi saya mencoba untuk dapetin poin di setiap balapannya aja, jangan sampai jatuh atau nol poin. Jadi ya mencoba yang terbaik aja, jadi kalau bisa lima besar itu alhamdulillah banget," ujar Veda.
Veda selanjutnya dijadwalkan tampil pada Grand Prix Qatar di Sirkuit Lusail, 6–8 November, sebelum menjalani dua seri terakhir di Portugal dan Valencia.