Jakarta (ANTARA) - Seorang pria berinisial F yang diduga menjadi pelakunpenyerangan terhadap tiga jemaah Masjid Darul Ma'arif di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, diamankan oleh masyarakat sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Terduga pelaku berinisial F telah berhasil diamankan oleh saksi bersama jamaah lainnya dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Alfian meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai latar belakang maupun penyebab peristiwa tersebut.
Menurut dia, kepolisian akan mengungkap fakta berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyidikan.
"Kami tidak ingin berspekulasi dan akan mendasarkan setiap kesimpulan pada fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan," ucap Alfian.
Lebih lanjut, Alfian berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Alfian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," kata Alfian.
Alfian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.
Adapun tiga jemaah Masjid Darul Ma'arif di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim) menjadi korban penyerangan dengan senjata tajam saat melaksanakan sholat Subuh.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Akibat kejadian tersebut, tiga jemaah mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
"Ketiganya telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, yakni dua orang di RS Islam Pondok Kopi dan satu orang di RS Harum," ujar Alfian.
Alfian menyebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memantau perkembangan kondisi ketiga korban.