Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di hutan dekat Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Tiga individu orang utan diduga masih bertahan di kawasan hutan dan semak belukar yang terdampak kebakaran. Mereka mencari makan hingga ke kebun warga.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Muriansyah, mengatakan informasi keberadaan tiga orang utan tersebut diperoleh dari kepala desa dan warga yang ditemui petugas saat melakukan observasi di lokasi. Orang utan diduga terpaksa keluar dari hutan dan mendekati ladang maupun kebun milik masyarakat untuk mencari tempat berlindung dan sumber makanan.
"Dari laporan Kades dan juga warga yang kami temui di lokasi, dilaporkan masih ada sekitar paling sedikit tiga individu orang utan yang berada di hutan ataupun semak belukar, khususnya yang berada di tepi Sungai Sampit," kata Muriansyah, dilansir detikKalimantan, Rabu (4/11/2026).
Temuan itu diketahui ketika petugas BKSDA melakukan pengecekan di sekitar lokasi penemuan seekor anak orang utan beberapa waktu lalu. Dari hasil pengamatan, sebagian besar tutupan hutan telah dilalap api.
Kebakaran bahkan meluas hingga ke kebun dan ladang warga serta kawasan semak belukar. Petugas juga masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan asap saat melakukan observasi.
"Kami melihat, hutan di sana sebagian besar terbakar dan mengakibatkan satwa liar orang utan masuk ke sekitar ladang ataupun kebun milik warga," ungkapnya.
Simak selengkapnya di sini.
Tonton juga video "Induk-Bayi Orang Utan Ditemukan Terluka di Tengah Kepungan Karhutla"