Hiburan

Kontraktor Rumah Tasya Farasya Klarifikasi Soal Kerusakan Bangunan, Ungkap Kronologi Pembangunan

Kontraktor Rumah Tasya Farasya Klarifikasi Soal Kerusakan Bangunan, Ungkap Kronologi Pembangunan

Liputan6.com, Jakarta - PT Hashimawira Bersaudara (HWB), selaku yang mengerjakan , akhirnya memberikan klarifikasi terkait kondisi bangunan yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram resmi @hashimawirabersaudara pada 30 Oktober 2026, pihak kontraktor memaparkan kronologi pembangunan rumah tersebut, termasuk pekerjaan yang telah diselesaikan hingga penghentian proyek pada September 2025.

HWB menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali menerima informasi mengenai rencana renovasi interior rumah Tasya pada Mei 2022. Informasi tersebut disampaikan oleh mantan suami Tasya, Ahmad Assegaf, berdasarkan desain dari konsultan arsitek yang ditunjuk oleh pemilik rumah.

Setelah melakukan survei lapangan dan diskusi lebih lanjut, rencana renovasi interior tersebut berkembang menjadi pembongkaran total bangunan lama untuk kemudian dibangun kembali dengan konstruksi baru. Desain struktur bangunan pun dibuat oleh konsultan ahli struktur berpengalaman guna memastikan kekuatan bangunan.

Pembangunan Struktur Selesai pada Juni 2023

Pihak kontraktor menyebut bahwa Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pekerjaan struktur dan dinding penyekat seluruh ruangan mencapai Rp5.353.068.107 dengan luas bangunan 1.675,85 meter persegi. Sementara itu, izin pembangunan berupa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk bangunan tiga lapis dengan satu basement resmi diterbitkan pada 1 Desember 2022.

Menurut keterangan mereka, pembangunan struktur rumah Tasya Farasya selesai dikerjakan pada Juni 2023. Pengerjaan kemudian berlanjut ke tahap sipil, meliputi pembuatan dinding penyekat ruangan, plafon, serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

Pada Januari 2024, muncul pembahasan mengenai penambahan bangunan di area rooftop atas permintaan pemilik rumah. Namun, HWB menyatakan keberatan terhadap rencana tersebut karena desain struktur awal hanya diperhitungkan untuk bangunan empat lapis.

Sebagai bagian dari klarifikasi, HWB turut melampirkan dokumentasi pembesian dan kondisi struktur kolom selama proses pembangunan. Foto-foto tersebut memperlihatkan kondisi struktur ketika pengerjaan masih berada di bawah tanggung jawab mereka.

Ungkap Alasan Proyek Dihentikan pada 2025

Menanggapi foto kondisi rumah Tasya Farasya yang beredar di media sosial, HWB juga memberikan penjelasan mengenai bagian bangunan yang terlihat dalam dokumentasi tersebut.

Pihak kontraktor menyebut bahwa ruang bawah tangga di bagian depan rumah sejak awal memang direncanakan sebagai area servis untuk jalur pipa utama. Oleh karena itu, bagian tersebut sengaja belum ditutup dengan dinding saat pekerjaan masih berlangsung.