Jakarta (ANTARA) - Pembalap muda Indonesia Oliver Sini menargetkan finis lima besar pada Kejuaraan Dunia Karting FIA 2026 kategori OK yang berlangsung di Sirkuit La Conca, Italia, pada 5–8 November.
Pembalap berusia 14 tahun itu menghadapi tantangan dalam penampilan pertamanya di kategori OK pada kejuaraan dunia setelah empat tahun mengembangkan karier balap secara penuh waktu di Eropa.
"Walaupun di kejuaraan ini saya baru di kategori itu, sebagai satu-satunya pembalap Indonesia saya akan berusaha maksimal dengan target masuk final dan bisa finish Top 5," kata Oliver dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Oliver yang musim ini memperkuat Prema dengan bendera KR Motorsport harus bersaing dengan sejumlah pembalap unggulan, termasuk juara dunia junior 2025 asal Inggris, Noah Baglin.
Berdasarkan keterangan Federasi Automobil Internasional (FIA), sebanyak 194 pembalap mengikuti kejuaraan dunia yang mempertandingkan kategori OK dan Junior, dengan babak final dijadwalkan berlangsung Minggu (8/11).
Mentor Oliver sekaligus pembalap profesional Indonesia, Haridarma Manoppo, menilai pengalaman berkompetisi di Eropa menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan tersebut.
"Oliver sudah punya pengalaman ketatnya kompetisi balap di Eropa, bekalnya sudah ada, sudah beberapa kali podium juga di kelas sebelumnya OK-J dan Mini," ujar Haridarma.
Menurut Haridarma, kejuaraan dunia memiliki tingkat persaingan berbeda karena hanya diselenggarakan sekali dalam setahun. Strategi dan kerja sama tim menjadi faktor penting untuk mencapai target lima besar.
Oliver mengawali perjalanan balapnya di lintasan karting Sentul sejak usia lima tahun dengan mengikuti jejak kakaknya.
Ia mulai mengikuti kompetisi pada usia tujuh tahun sebelum memutuskan menetap di Italia pada 2022 untuk mengembangkan karier balap.
Pada usia 10 tahun, Oliver bergabung dengan Tony Kart Racing Team yang membuka jalan menuju persaingan karting internasional. Ia kemudian memperkuat Prema pada kategori junior sebelum naik ke kategori OK.
Selama berkarier di Italia, Oliver menjalani latihan intensif, mempelajari data balapan bersama teknisi, berdiskusi dengan mekanik, menggunakan simulator, serta mengikuti program latihan fisik.
Upaya tersebut membuahkan lima podium kategori Mini Gr.3 pada ajang WSK Open Series, Italian Championship, dan Trofeo Margutti sepanjang 2024.
Pada musim 2026, Oliver juga menjuarai Asia ROK Cup kategori junior di Sentul.
Haridarma yang mendampingi Oliver sejak berusia tujuh tahun menilai kemampuan belajar cepat dan karakter balap yang matang menjadi bekal untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi.
Keikutsertaan pada kejuaraan dunia karting menjadi bagian dari upaya Oliver mewujudkan cita-citanya sebagai pembalap profesional, termasuk membuka peluang berkarier di ajang balap mobil formula.