Kudus (ANTARA) - Klub asal Kudus, Jawa Tengah, PB Djarum, mendominasi laga final turnamen bulu tangkis beregu putra dan putri MilkLife Superliga Junior 2026 di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah.
Pada laga semifinal yang dimainkan Sabtu, sebanyak lima tim PB Djarum melangkah ke final dari delapan kategori yang dipertandingkan, yakni di kategori U15 putri, U17 putra, U17 putri, U19 putra, dan U19 putri.
Untuk tim U15 putri, PB Djarum menumbangkan juara bertahan Exist Badminton Club dengan skor 3-0. Di final, mereka akan menjamu skuad Bukit Jalil Sports School (Malaysia) guna memperebutkan Piala Maria Kristin Yulianti.
Di lapangan yang berbeda, Bukit Jalil Sports School memastikan berlaga di partai final usai meladeni PB Champion Klaten selama 101 menit berkat kemenangan tiga tunggal putri mereka yang mengunci kemenangan 3-0.
Menghadapi partai final, punggawa PB Djarum, Mikha Ribka Kasalang, optimistis timnya bisa memboyong Piala Maria Kristin Yulianti untuk kali pertama. Namun, ia juga mewaspadai perlawanan dari Bukit Jalil Sports School Malaysia yang diprediksi memberikan kejutan di babak pamungkas ini.
“Bukit Jalil Sports School memiliki banyak pemain bagus dan tidak mudah dikalahkan, jadi kami harus siap mengerahkan kemampuan terbaik di final besok,” kata Mikha.
Sementara itu, kemenangan tim putra dan putri U17 PB Djarum di babak semifinal diraih setelah mereka mengalahkan Mutiara Cardinal Bandung 3-1 dan Exist Badminton Club 3-1.
Lalu, untuk tim U19, tim putra dan putri mereka melangkah ke partai puncak setelah menyingkirkan Power Rajawali Tangerang 3-0 dan Pelatprov Jawa Timur 3-0.
Satu-satunya kekalahan PB Djarum di laga semifinal diterima dari Mutiara Cardinal dengan skor 1-3 pada kategori putra U15. Ganda putra Valdis Adina Wiska Putra/Zabdan Fadhil Airka menjadi penentu kemenangan setelah menumbangkan perlawanan tangguh pasangan Brian Agila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon lewat pertarungan tiga gim dengan skor 14-16, 15-13, 15-10.
Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Superliga Junior 2026, Yuni Kartika, menuturkan, persaingan di turnamen tahun ini semakin menarik dengan hadirnya tim-tim luar negeri di tiga kelompok usia yakni U15, U17 dan U19 baik putra dan putri.
Pada pergelaran di tahun-tahun mendatang, panitia akan mengirimkan invitasi ke klub maupun tim luar negeri dengan materi pemain yang lebih berbobot sehingga para pebulu tangkis muda Indonesia dapat mengasah mental dan teknik mereka semakin tajam.
“Tahun ini persaingan memang semakin tajam dengan hadirnya tim-tim luar negeri di tiga kelompok usia. Hal ini juga terbukti dengan adanya tim luar negeri yakni C.Y Foundation Badminton China Taipei yang melaju ke babak final. Ini adalah sesuatu yang positif, karena dengan bertanding melawan tim luar negeri yang kuat kita jadi dapat menimba lebih banyak pengalaman di arena,” kata Yuni.
Partai final Superliga Junior 2026 dimainkan di GOR Djarum pada Minggu (8/11) mulai pukul 09.00 WIB.
Berikut daftar tim yang melaju ke partai final MilkLife Superliga Junior 2026:
U13 Putra: Jaya Raya Solo vs Jaya Raya Satria
U13 Putri: Jaya raya Satria vs PB Taqi Arena
U15 Putra: Mutiara Cardinal Bandung vs Jaya Raya Jakarta
U15 Putri: PB Djarum vs Bukit Jalil Sports School (Malaysia)
U17 Putra: PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta
U17 Putri: PB Djarum vs Mutiara Cardinal Bandung
U19 Putra: PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta
U19 Putri: PB Djarum vs C.Y Foundation Badminton (Taiwan).