Nasional

Perdagangan paling banyak serap tenaga kerja Jakarta pada Agustus 2026

Perdagangan paling banyak serap tenaga kerja Jakarta pada Agustus 2026

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyampaikan perdagangan besar dan eceran paling banyak menyerap tenaga kerja asal Jakarta pada Agustus 2026 yakni sebesar 22,67 persen.

"Secara umum lapangan usaha perdagangan besar dan eceran masih menjadi sektor utama dalam penyerapan tenaga kerja di DKI Jakarta pada bulan Agustus tahun 2026," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Kamis.

Adapun penduduk bekerja di DKI Jakarta pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 5,21 juta orang, meningkat dibandingkan Agustus 2025 yang sebanyak 5,13 juta orang.

Sektor lain yang juga menyerap tenaga kerja di Jakarta, yakni akomodasi dan makan minum yang menyerap sebesar 12,74 persen dari total tenaga kerja di DKI Jakarta; transportasi dan penyimpanan sebesar 11,94 persen; industri sebanyak 10,99 persen dan aktivitas jasa lainnya menyerap 9,58 persen dari total tenaga kerja di DKI Jakarta pada Agustus 2026.

Kadarmanto mengatakan sektor dengan penyerapan tenaga kerja terendah adalah pertambangan dan penggalian yang sebesar 0,2 persen serta penyediaan listrik dan gas yang menyerap sebesar 0,24 persen.

Pada Agustus 2026, jumlah penduduk usia kerja di Jakarta tercatat sebanyak 8,48 juta orang, meningkat sebanyak 50 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

Dari total penduduk usia kerja tersebut, sebanyak 5,53 juta orang merupakan angkatan kerja, sementara 2,95 juta orang lainnya tergolong bukan angkatan kerja atau turun sebanyak 22 ribu orang dibandingkan Agustus tahun lalu.

Kemudian, dari total angkatan kerja yang sebanyak 5,21 juta orang yang telah bekerja, 318 ribu orang menganggur.

"Jumlah penduduk bekerja mengalami peningkatan sebanyak 84 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Sebaliknya jumlah pengangguran mengalami penurunan sebanyak 12 ribu orang," demikian kata Kadarmanto.