Nasional

Puskesau gelar pembinaan kesehatan mental personel Lanud Iswahjudi

Puskesau gelar pembinaan kesehatan mental personel Lanud Iswahjudi

Magetan (ANTARA) - Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Puskesau) menggelar Flying Specialist and Mental Health Combine Satgas Pembinaan Kesehatan Mental dan Pencegahan Penyimpangan Perilaku (PKMP3) di Gedung Graha Dewanto Lanud Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kadislog Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Triyanto Sandy dalam keterangannya, Rabu, mengatakan bahwa kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan prajurit.

Keberhasilan tugas tidak cukup hanya ditunjang kondisi fisik dan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan stabilitas psikologis, pengendalian diri, serta kemampuan menghadapi tekanan.

"Melalui kegiatan ini, personel mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mengelola tekanan pekerjaan, serta mengenali potensi permasalahan psikologis sejak dini," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembinaan tersebut sangat penting karena kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi pribadi, tetapi juga berpengaruh terhadap konsentrasi, kedisiplinan, ketepatan mengambil keputusan, hingga keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

"Karena itu, deteksi dini dan pendampingan profesional menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Udara," kata dia.

Adapun kegiatan itu diikuti sebanyak 180 personel Lanud Iswahjudi dan insub yang dipimpin oleh Dirbinyankes Puskesau Kolonel Kes Tjatur Budi Winarko.

Sejumlah materi dibahas dalam kesempatan tersebut, di antaranya meliputi kesehatan mental prajurit, monitoring dan evaluasi psikologi personel, hingga penanganan permasalahan personel.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai perlindungan diri dari perilaku menyimpang, penegakan hukum di lingkungan TNI AU. Beragam materi tersebut memberikan gambaran bahwa pembinaan personel memerlukan pendekatan kesehatan, psikologi, pembinaan mental, dan hukum secara terpadu.

Triyanto Sandy menambahkan melalui kegiatan tersebut diharapkan kesadaran personel terhadap pentingnya kesehatan mental semakin meningkat, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap kondisi rekan kerja di lingkungan satuan.

"Hal itu karena untuk menciptakan lingkungan kerja maupun keluarga yang sehat, para personel harus saling mendukung," katanya.