JAKARTA -- Sejumlah mantan Komandan Korps (Dankor) Brimob yang tergabung dalam Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menyatakan dukungan kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memimpin dan membenahi institusi Polri. Dukungan itu disampaikan menyusul kabar penangkapan eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit atas perkara dugaan penyadapan presiden.
Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Imam Sudjarwo yang mewakili PKBB dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan dukungan tersebut mencakup kebijakan dan langkah-langkah Kapolri dalam memimpin serta memperkuat organisasi Polri.
"Kedatangan kami tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendukung beliau terkait kebijakan-kebijakan yang diambil. Walaupun hanya secara moral, kami tetap memberikan dukungan," ujar Imam.
Dukungan tersebut disampaikan secara langsung dalam kegiatan silaturahmi PKBB dengan Kapolri di Jakarta, Jumat (6/11).
Imam juga mengapresiasi sejumlah langkah Kapolri, antara lain mutasi personel untuk memperkuat organisasi serta penindakan terhadap kasus narkotika dan dugaan penyadapan yang melibatkan oknum internal Polri.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat mempererat hubungan antara para senior Brimob dan jajaran Polri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.