Nasional

Seratusan siswa Tulungagung ikuti edukasi pelestarian satwa liar

Seratusan siswa Tulungagung ikuti edukasi pelestarian satwa liar

Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 198 siswa SDN 2 Pucungkidul, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengikuti edukasi pelestarian satwa liar untuk menumbuhkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup dan habitat satwa di alam.

Kegiatan yang digelar di sela kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut melibatkan Lembaga Edukasi Satwa Cinta Satwa dan Konservasi (Les-Cakra) Tulungagung, dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN).

Ketua Les-Cakra Tulungagung Yuga Hermawan di Tulungagung, Kamis, mengatakan edukasi diberikan melalui permainan interaktif dan praktik langsung agar siswa lebih mudah memahami pentingnya menjaga kelestarian satwa liar.

"Tujuan kami untuk edukasi dan pesertanya anak-anak, jadi kami gunakan media gim dan praktik langsung supaya anak-anak lebih paham bagaimana cara melestarikan satwa di alam agar tidak punah," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis satwa liar yang kerap dijumpai di sekitar perkebunan dan persawahan, seperti musang, garangan, luwak, ular, hingga trenggiling yang termasuk satwa dilindungi.

Les-Cakra juga memperagakan teknik penanganan dan pengamanan satwa, termasuk ular piton, untuk memberikan pemahaman mengenai prosedur menghadapi satwa liar secara aman.

Yuga menegaskan peragaan tersebut bukan bertujuan mengajak siswa memelihara satwa liar, melainkan memberikan pengetahuan mengenai cara menghindari risiko sekaligus melindungi satwa agar tidak terluka.

"Kami tekankan sesi peragaan ini bukanlah bentuk ajakan untuk memelihara hewan itu, melainkan edukasi keselamatan agar mereka memahami prosedur pengamanan yang aman bagi manusia maupun satwa tanpa menyakiti hewan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 2 Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu Sri Sulastriningsih mengatakan kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari program tahunan sekolah untuk memperluas pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.

Sebelumnya, sekolah juga rutin bekerja sama dengan sejumlah instansi, seperti puskesmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Dinas Perhubungan dalam memberikan edukasi kepada peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap siswa tidak hanya mengenal berbagai jenis satwa, tetapi juga memiliki kepedulian untuk melindungi satwa liar dan menjaga habitat alaminya.