Muscat (ANTARA) - Oman dan Iran menyerukan pengaturan keamanan maritim berkelanjutan guna akhiri perang di kawasan. Dalam sebuah percakapan telepon, Menteri Luar Negeri (Menlu) Oman Sayyid Badr bin Hamad al-Busaidi dan Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi melakukan pembicaraan terbaru yang bertujuan untuk mencapai kesepahaman guna memulihkan kelancaran pelayaran melalui Selat Hormuz, menurut laporan Kantor Berita Oman.
Kedua menlu tersebut mengatakan kesepahaman semacam itu harus didasarkan pada pengaturan praktis untuk menjamin keamanan koridor maritim dan mekanisme teknis bersama guna mengamankan kelancaran arus perdagangan dan energi internasional, sehingga dapat mengakhiri kondisi perang dan mencegah konfrontasi kembali pecah di kawasan tersebut.
Mereka menambahkan bahwa kesepahaman ini harus menghormati kedaulatan nasional dan kepentingan sah semua pihak sembari menciptakan kondisi untuk dimulainya kembali dialog dan negosiasi baru guna mengatasi isu-isu yang belum terselesaikan di balik eskalasi tersebut.
Selat Hormuz, yang terletak di antara Oman dan Iran, merupakan jalur perairan vital bagi pasokan energi global. Sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan kota-kota lain di Iran pada 28 Februari, pelayaran melalui selat tersebut sebagian besar terganggu.