Nasional

Bupati Sidoarjo: Harmonisasi kunci keberhasilan pemerintahan desa

Bupati Sidoarjo: Harmonisasi kunci keberhasilan pemerintahan desa

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Sidoarjo Subandi menekankan pentingnya harmonisasi dan profesionalisme antara kepala desa, lurah, sekretaris desa, serta seluruh perangkat pemerintahan sebagai kunci keberhasilan tata kelola dan percepatan pembangunan desa dan kelurahan.

"Saya ingin antara pemerintah desa dan kelurahan dengan perangkatnya terbangun harmonisasi yang baik karena ketidaksinkronan dapat mengganggu pemerintahan dan menghambat pembangunan," kata Subandi dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Minggu.

Dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Aparatur Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Porong di Pasuruan, Minggu, Subandi mengingatkan seluruh aparatur desa dan kelurahan agar menjalankan tugas sesuai peraturan berlaku, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Subandi mengatakan hubungan yang tidak harmonis antara kepala desa dan perangkat desa dapat menghambat pelayanan publik maupun pelaksanaan pembangunan sehingga camat dan sekretaris kecamatan diminta memperkuat pembinaan serta koordinasi secara berkelanjutan.

Selain itu, dirinya menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang matang melalui Musyawarah Desa (Musdes), penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes), hingga penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung pembangunan desa melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang direncanakan mencapai sekitar Rp600 juta per desa pada 2027.

Subandi menegaskan, selain BKK, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) untuk memperkuat peran camat dalam menangani kebutuhan mendesak masyarakat, seperti perbaikan jalan, normalisasi saluran, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Di lain sisi, jelang musim hujan, Subandi juga mengajak seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat menghidupkan kembali budaya gotong royong serta kerja bakti untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Harapannya, kegiatan ini menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas aparatur, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mempercepat pembangunan di Kecamatan Porong dan Kabupaten Sidoarjo," katanya.