Nasional

Polisi Janji Usut Tuntas Serangan ke Jemaah Masjid Jaktim, Ajak Jaga Kerukunan

Yellow police tape at night with blurred blue and red lights from police cars and emergency vehicles. Shallow depth of field. With copy space for text.
Foto: Getty Images/Ole Schwander
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus pria F yang tiba-tiba menyerang jemaah salat subuh di Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim). Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.

"Kami memastikan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP I Made Budi saat dihubungi, Minggu (8/11/2026).

Made menyebut pihaknya tak mau berspekulasi dan masih mendalami motif pasti penyerangan. Polisi meminta masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan.

"Kami tidak ingin berspekulasi dan akan mendasarkan setiap kesimpulan pada fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan," kata dia.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, toleransi, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif," imbuhnya.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/11) pukul 04.15 WIB di Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa, Jaktim. Awalnya, para jemaah tengah salat subuh.

Berdasarkan keterangan saksi, sejumlah jemaah melihat adanya api depan pintu masjid. Beberapa jemaah memadamkan api.

Setelah itu pelaku melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga jemaah. Ketiga korban mengalami luka akibat bacokan.

"Dalam peristiwa ini terdapat tiga orang korban yang mengalami luka-luka akibat serangan senjata tajam," kata AKP Made.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Metro Jaktim. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami motif pelaku.